• KANAL BERITA

Masyarakat Ingin JLUS Jadi Dua Arah

Jalan Lingkar Utara Sragen dilihat dari sisi barat di Dukuh Pungkruk, Sidoharjo hanya dipakai untuk jalur satu arah saja.(suaramerdeka.com/Anindito AN)
Jalan Lingkar Utara Sragen dilihat dari sisi barat di Dukuh Pungkruk, Sidoharjo hanya dipakai untuk jalur satu arah saja.(suaramerdeka.com/Anindito AN)

SRAGEN, suaramerdeka.com - Warga masyarakat dan dunia usaha menginginkan agar Jalur Lingkar Utara Sragen (JLUS) segera dilebarkan agar bisa menjadi dua arah. Pertimbangannya JLUS itu terkoneksi dengan exit tol Pungkruk, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

‘’Sudah saatnya JLUS yang selama ini satu jalur saja, bisa dilebarkan menjadi dua jalur,’’ kata Atik Suningsih, pedagang warga Dusun Nglebak, Desa Sidoharjo, Sragen saat dimintai konfirmasi, kemarin.

Pelebaran JLUS itu akan membuka akses perhubungan di kawasan Technopark Ganesha Sukowati, Jl Sutomo, Sragen.

Selama ini kendaraan beroda empat atau lebih dari arah timur, dilarang lewat ke arah barat yang tembus menuju interchange tol. Padahal arus kendaraan bermotor dari arah utara, meliputi wilayah Tangkil dan Kedungupit jika akan memasuki lewat jalan tol jaraknya akan lebih singkat jika bisa lewat JLUS. Tapi JLUS itu belum dilebarkan dan belum dibuat menjadi dua arah, sehingga tidak diperbolehkan dilewati kendaraan roda empat atau lebih.

Kurangi Kepadatan

Terpisah, Radi pedagang Kacamata di Pungkruk, Sudoharjo juga sependapat jika JLUS dilebarkan menjadi dua jalur. Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di wilayah perkotaan (Jl.Raya Sukowati), menurut Radi mestinya JLUS itu segera dilebarkan dan diubah menjadi dua arah, dari arah timur maupun barat bisa lewat jalan itu.

Marsono warga Pungkruk, Sidoharjo mengatakan dibukanya jalur dua arah JLUS akan memberikan akses bagi arus lalu lintas masyarakat di wilayah Kecamatan Sragen Kota dan Kecamatan Gesi yang hendak menuju arah Semarang lewat jalan tol.

Dibukanya jalan dua arah juga akan mengurangi kepadatan arus lalin di dalam perkotaan. Kepala DPUPR, Marija mengatakan, aspirasi warga akan dipertimbangkan. ‘’Nanti akan dilakukan kajian dan disesuaikan dengan keberadaan exit tol Pungkruk dan pengembangan kota Sragen ke depan,’’ tuturnya.

Dikatakan dengan adanya exit tol di Pungkruk, maka JLUS menjadi sangat strategis sebagai jalan masuk dan keluar kota Sragen dan pengembangan kota Sragen di belahan utara.


(Anindito AN/CN40/SM Network)