• KANAL BERITA

Gogon Dimakamkan di Samping Orang Tua

USUNG JENAZAH: Sejumlah kerabat mengusung jenazah Gogon dari rumah duka, kemarin. (suaramerdeka.com/Joko Murdowo)
USUNG JENAZAH: Sejumlah kerabat mengusung jenazah Gogon dari rumah duka, kemarin. (suaramerdeka.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Ratusan pelayat turut mengantarkan jenazah Margono (58) alias Gogon ke peristirahatan terakhirnya. Jenazah pelawak Srimulat itu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Dukuh Bukur Ireng, Desa Bendan, Kecamatan Banyudono, Rabu (16/5), pukul 11.00 WIB.

Jenazah dibawa dengan mobil ambulans ke makam yang berjarak 500 meter dari rumah duka. Isak tangis mewarnai pemakaman pelawak bernama asli Margono tersebut. Keluarga, kerabat, para tetangga dan teman-teman seniman turut mengantarkan Gogon ke peristirahatan terakhirnya.

Pelawak Tukul Arwana yang mengenakan kemeja hitam juga ikut hingga ke pemakaman. Jenazah Gogon dimakamkan di dekat makam kedua orang tuanya. ‘’Ini sesuai permintaan Papa, kalau meninggal ingin dimakamkan disamping makam Mbah (orang tua Gogon),’’ kata anak kedua almarhum Gogon, Nova Mustika.

Sesak Napas

Margono alias Gogon lahir di Surakarta  31 Desember 1959, meninggal di Kotabumi, Lampung pada Selasa 15 Mei 2018 usai pentas. Gogon mengalami sesak napas dan menjalani perawatan. Pelawak ini dikenal luas masyarakat melalui grup lawak Srimulat dengan penampilan rambut jambul.

Anak sulung almarhum Gogon, Ari Mustika, yang menemani Almarhum pentas di Lampung, menjelaskan saat ditinggal mandi, ayah mertuanya itu masih bernapas meski berat. Namun setelah selesai mandi, baru tahu ayahnya sudah tidak bernapas.

‘’Kemudian langsung dibawa ke rumah sakit dan sampai rumah sakit dokter menyatakan kalau sudah meninggal,’’ ujarnya.

Sebelum diberangkatkan ke pemakaman, terlebih dahulu dilakukan prosesi acara. Antara lain, prosesi brobosan dari anak dan cucu almarhum. Foto besar almarhum turut dibawa di depan jenazah yang ditutup kain warna hijau.

Teman-teman sesama seniman juga diberi kesempatan untuk memberi sambutan yang diwakili Tukul Arwana dan Cak Diqin. Cak Diqin mengaku, almarhum Gogon merupakan sosok yang tidak kering kreativitas.

Pihaknya merasa kehilangan sosok pelawak Gogon. Dalam setiap lawakan di panggung selalu pintar berkreasi sehingga penonton tidak merasa bosan dan jemu. ‘’Semoga amalmu yang selama ini membuat orang se-Indonesia tertawa menjadi amal ibadah yang baik sehingga mengangkatmu ke surga,’’ kata Cak Diqin.


(Joko Murdowo/CN40/SM Network)