• KANAL BERITA

Indonesia Jadi Pusat Riset Vaksin OKI

Ilustrasi Istimewa
Ilustrasi Istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com - Indonesia resmi ditunjuk sebagai Pusat Riset Vaksin Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Peran itu akan dilakukan BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero) yang sudah dikenal sebagai produsen vaksin andal.

Keberadaan CoE OIC itu akan dimanfaatkan guna mendukung penelitian dan pengembangan vaksin dan sediaan produk biotek yang lebih efisien dalam mengantisipasi wabah penyakit yang tidak dapat diprediksi.

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) memiliki Vaccine Manufacturers Group (VMG) yang beranggotakan produsen vaksin di negara Islam antara lain Indonesia, Turki, Tunisia,  Iran, Malaysia, Senegal, Maroko, Mesir, dan Saudi Arabia. 

Menurut Direktur Utama Bio Farma M. Rahman Roestan yang juga Wakil Ketua Kelompok Produsen Vaksin (VMG) OKI, pihaknya mempunyai pengalaman dalam kerjasama dengan negara OKI sebelumnya.

“Sebagai BUMN, kami memiliki peran strategis, di dalam negeri untuk menjamin kemandirian dan ketersediaan vaksin, sedangkan di global kami turut serta mendorong kemandirian dan ketersediaan vaksin di negara Islam ” katanya dalam keterangannya, kemarin.

Bio Farma, sebutnya, sudah mempersiapkan sejumlah langkah kongkrit sebagai mekanisme kerjasama antar sesama anggota OKI. Di antaranya guna melakukan  transfer teknologi, kerjasama riset dan pengembangan serta kerjasama fill and finish.

"Diharapkan penetapan Centre of Excellence OIC ini dapat mempercepat kemandirian dan ketersediaan vaksin serta produk bioteknologi pada negara anggota OKI," katanya.


(Setiady Dwi/CN19/SM Network)