• KANAL BERITA

Sampah Menumpuk, Sungai Pleret Dibersihkan

MEMBERSIHKAN SUNGAI : Warga, relawan, personel BPBD, TNI dan Polri membersihkan sungai di dekat Dam Pleret, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Selasa (15/5). (suaramerdeka.com/Khalid Yogi)
MEMBERSIHKAN SUNGAI : Warga, relawan, personel BPBD, TNI dan Polri membersihkan sungai di dekat Dam Pleret, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Selasa (15/5). (suaramerdeka.com/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Para warga, relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dan Polri bekerja bakti membersihkan sungai di dekat Dam Pleret, Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Selasa (15/5). Mereka membersihkan sampah yang menumpuk di sungai tersebut.

Danramil 02/Selogiri Kapten Inf Sunardi mengatakan, sekitar 80 personel dikerahkan dalam kegiatan itu. Aksi tersebut merupakan langkah untuk memotivasi masyarakat agar peduli kebersihan lingkungan.

"Apalagi persoalan sampah di aliran sungai menjadi salah satu fokus pemerintah Kabupaten Wonogiri," katanya.

Kerja bakti dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas menumpuknya sampah di sungai sekitar Dam Pleret. Pembersihan sungai dilakukan sepanjang 100 meter.

Menurutnya, sampah menumpuk dan batang bambu yang roboh menunjukkan kurang kepedulinya masyarakat dalam membuang sampah.

"Kondisi itu sangat mengganggu fungsi sungai, sehingga mengakibatkan daya tampung sungai akan berkurang. Risiko bahaya banjir menjadi tinggi bila musim hujan tiba," terangnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat supaya tidak membuang sampah sembarangan. Warga juga diminta memotong pohon dan rumpun bambu yang roboh ke aliran sungai. Pasalnya, bangkai bambu dan pepohonan dapat mengganggu kebersihan dan kesehatan. Selain itu fungsi sungai menjadi tidak maksimal.

Kerja bakti itu melibatkan unsur TNI Koramil Selogiri sebanyak lima orang, Polsek Selogiri enam orang, relawan Kecamatan Selogiri 30 orang, anggota BPBD Wonogiri 10 orang dan masyarakat Desa Kepatihan sekitar 30 orang.

Terpisah, kepala pelaksana harian BPBD Kabupaten Wonogiri Bambang Haryanto mengungkapkan, perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang, pada Selasa sore (15/5).

Potensi hujan dan angin dengan durasi singkat tersebut diperkirakan terjadi di wilayah Wonogiri, Klaten, hingga Rembang bagian timur.


(Khalid Yogi/CN39/SM Network)