• KANAL BERITA

Rumah Pemasok Tiner Ludes Terbakar

SISIR BARA: Regu Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang Pos Ungaran dan Pos Ambarawa berusaha menyisir bara api di rumah milik Kasmin (50), warga Lingkungan Gelaran, Desa Kenteng, Bandungan yang ludes terbakar, Selasa (15/5) pagi. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)
SISIR BARA: Regu Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang Pos Ungaran dan Pos Ambarawa berusaha menyisir bara api di rumah milik Kasmin (50), warga Lingkungan Gelaran, Desa Kenteng, Bandungan yang ludes terbakar, Selasa (15/5) pagi. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

BANDUNGAN, suaramerdeka.com - Rumah milik Kasmin (50) di Lingkungan Gelaran, Desa Kenteng, Bandungan ludes terbakar, Selasa (15/5) pagi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, disamping untuk hunian dua kepala keluarga rumah yang berlokasi di RT 02 RW IV tersebut juga dijadikan tempat penyimpanan cairan pengencer cat atau tiner.

“Api mulai terlihat pukul 07.50, sebelum regu pemadam kebakaran datang warga sudah berusaha memadamkan namun tidak maksimal,” ujar salah satu tetangga Kasmin, Rustinah (46).

Rustinah menuturkan selain memasok tiner, menantu Kasmin bernama Setyo (36) juga biasa menyediakan cat, termasuk beberapa perlengkapan pertukangan untuk kios dan toko bangunan di sekitar Bandungan.

“Bangunan rumah sengaja dirobohkan untuk mengantisipasi api merambat ke rumah milik Priyadi (55) dan Siyam (55),” tuturnya.

Kepada regu pemadam kebakaran, Setyo mengungkapkan, kebakaran bermula ketika ia tengah mengemas tiner cat dari jirigen ke kemasan yang lebih kecil. Bersamaan dengan itu, ada anaknya bernama Fredy (3) yang bermain di sampingnya kemudian menumpahkan tiner di dalam jirigen ukuran 20 liter.

“Seketika itu, tumpahan tiner langsung tersulut api dari dapur,” ungkap Setyo.

Atas kejadian tersebut, dirinya mengalami luka bakar di bagian kaki kanan. Demikian halnya dengan surat dan dokumen penting, seluruhnya ludes ikut terbakar. “Ada uang tunai sekitar Rp 20 juta yang ikut terbakar, uang tadi rencananya ingin saya belanjakan kue dan perlengkapan pertukangan,” imbuhnya.

Regu Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang Pos Ungaran dan Pos Ambarawa yang menerima laporan pun bergegas menuju lokasi untuk memadamkan api dibantu sukarelawan SAR Bumi Serasi.

Setelah padam, pendinginan dan penyisiran bara api pun dilakukan untuk mengantisipasi api kembali muncul. Hingga berita ini diturunkan, anggota Polsek Bandungan bersama Unit Identifikasi Polres Semarang masih melakukan olah TKP didampingi anggota PAM Swakarsa Bandungan.


(Ranin Agung/CN39/SM Network)