• KANAL BERITA

Di Kendal, Hilal Tidak Terlihat

Kepala Kanwil Kemenag Jateng, Farhani, melakukan pemantauan hilal dengan menggunakan teleskop di Pelabuhan Kendal. Hasil pemantauan, hilal tidak terlihat. (suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)
Kepala Kanwil Kemenag Jateng, Farhani, melakukan pemantauan hilal dengan menggunakan teleskop di Pelabuhan Kendal. Hasil pemantauan, hilal tidak terlihat. (suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)

KENDAL, suaramerdeka.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jateng melakukan pemantauan bulan sabit (rukyatul hilal) di Pelabuhan Kendal, Kaliwungu, Kendal, Selasa (15/5) sore. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui penetapan 1 Ramadan 1439 H.

Hasil pemantauan yang dilakukan pukul 17.30, hilal tersebut tidak terlihat. Rukyatul hilal melibatkan para pakar seperti ahli ilmu falak, ahli teleskop, dan ahli komputer. Rukyatul hilal dilakukan sekitar 10 menit.

Pemantauan hilal dilakukan oleh beberapa orang antara lain Kakanwil Kemenag Jateng Farhani, Kepala Kemenag Kendal Saerozi, perwakilan Pengadilan Agama, MUI, dan unsur lainnya. Hasilnya, tidak ada satu pun yang menyatakan melihat hilal.  

Farhani, mengatakan, setelah dilakukan rukyatul hilal bersama-sama, hasilnya, tidak ada satu pun yang melihat hilal di Pelabuhan Kendal. Oleh karena itu, hasil dari pengamatan akan dilaporkan kepada Kementerian Agama RI. ‘’Hasil laporan itu akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan di dalam sidang isbat oleh Kementerian Agama,’’ kata dia.

Kabid Urais dan Binsar Kanwil Kemenag Jateng, M Arifin, rukyatul hilal bertujuan memberikan informasi datangnya bulan suci Ramadan kepada umat Islam. ‘’Kegiatan ini melibatkan para pakar seperti ahli falak, teleskop, dan ahli komputer,’’ jelasnya.

Kepala Kementerian Agama Kendal, Saerozi, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Kanwil Kemenag Jateng yang menggelar pemantauan hilal di Kendal. ‘’Apa pun hasilnya tetap dilaporkan kepada Kementerian Agama,’’ tuturnya. 


(Rosyid Ridho/CN40/SM Network)