• KANAL BERITA

Pemerintah Dukung Langkah Danone-Aqua

Kolaborasi Kembangkan Smart Drop Box untuk Kelola Sampah Botol Plastik

Foto: suaramerdeka.com/Arif M Iqbal
Foto: suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendukung langkah Danone-Aqua, Alfamart, Telkomsel dan Smash meluncurkan Smart Drop Box (SDB).

SDB merupakan tempat sampah pintar yang dilengkapi sistem pemindai barcode botol plastik dan terhubung dengan mySmash, yaitu aplikasi yang membantu pengguna SDB untuk mencatatkan sampah botol yang dikumpulkan dan mendapatkan imbalan poin yang dapat digunakan sebagai pembayaran online.

Melalui inisiatif SDB, Danone-Aqua, Alfamart, Telkomsel dan Smash berkolaborasi membangun model pengelolaan sampah botol plastik PET yang terintegrasi, dengan melibatkan peran aktif konsumen dalam proses awal daur ulang.

Direktur Pengelolaan Sampah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK, Novrizal Tahar mengatakan, pihaknya terus mendorong upaya pengurangan sampah yang dilakukan oleh produsen dan memberikan apresiasi untuk kolaborasi yang dilakukan dengan berbagai pihak dengan memanfaatkan teknologi untuk mempermudah prosesnya.

"Bagian yang terpenting adalah menjaga konsistensi dari kolaborasi upaya pengurangan sampah ini sehingga dapat mencapai hasil yang signifikan dan terjamin keberlanjutannya," kata Novrizal melalui siaran pers, Senin (14/5).

Dia menjelaskan, pengembangan Smart Drop Box merupakan best practice yang patut direplikasi oleh perusahaan-perusahaan lainnya untuk bekerjasama lintas sektor.

Keberhasilan program ini nantinya, lanjut dia, akan menjadi model pengurangan sampah oleh produsen melalui mekanisme penarikan kembali kemasan, sehingga permasalahan sampah dapat dikelola dari hulu hingga hilir berlandaskan prinsip ekonomi sirkular.

Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto mengatakan, kerjasama ini  akan mendorong tumbuhnya masyarakat untuk bijak berplastik.

"Kami berharap dengan adanya Smart Drop Box, masyarakat menjadi termotivasi untuk melakukan pengumpulan dan pemilahan sampah plastiknya," ujarnya.

Menurut Vera, langkah yang dilakukan korporasi ini juga dimaksudkan untuk mengedukasi konsumen bahwa sampah plastik dapat didaur ulang dan memiliki nilai ekonomi, selain itu juga turut serta secara nyata berkontribusi mengatasi masalah sampah di Indonesia.

"Program ini juga merupakan bagian dari komitmen Danone-Aqua untuk menuju perusahaan yang 100 persen sirkular. Kami menargetkan, pada tahun 2025 dapat mengumpulkan lebih banyak sampah plastik dari yang kami gunakan,” tambah Vera.


(Arif M Iqbal /CN39/SM Network)