• KANAL BERITA

Butuh Tambahan Rp 150 Juta Keruk Kali Srengseng

Seniman melukis mural di dinding tepian Kali Srengseng Pemalang saat digelar festival Kali Srengseng, kemarin. (suaramerdeka.com/Ali Basarah)
Seniman melukis mural di dinding tepian Kali Srengseng Pemalang saat digelar festival Kali Srengseng, kemarin. (suaramerdeka.com/Ali Basarah)

PEMALANG, suaramerdeka.com – Normalisasi Kali Srengseng yang mengalir di tengah Kota Pemalang, saat ini tengah berlangsung, namun untuk menuntaskan program penanggulangan banjir, membutuhkan lagi dana sekitar Rp 150 juta.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR), Supriyantopo, melalui Kabid Sumber Daya Air, Jamal Abdul Nasir mengatakan, saat ini pengerukan sedang dikerjakan. "Untuk mencegah terjadinya banjir lantaran pendangkalan Kali Srengseng saat ini tengah dilakukan pengerukan," kata Jamal, Senin (14/5).

Kali Srengseng mengalir dengan hulu di Penggarit, Kecamatan Taman dan ke utara berkelok-kelok masuk Kota Pemalang melalui Desa Kaligelang, Kecamatan Taman. Kali bermuara di Tanjungsari, Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Pemalang dan menjadi pusat kegiatan perikanan nelayan di sana.

Lantaran membelah kota, kali ini mendapat perhatian warga untuk dijaga dan dilestarikan keberadaannya. Maka, DPUTR bekerja sama dengan Dewan Kesenian Kabupaten (DKP) Pemalang menggelar festival Kali Srengseng, kemarin.

Festival ini menurut Jamal, untuk melestarikan sungai dan mengajak masyarakat untuk peduli terhadap sungai. Ketua DKP Andi Rustono mengatakan, festival Kali Srengseng digelar dalam rangka memeringati hari bumi. "Melalui festival kami mengajak generasi muda untuk memperindah bantaran Kali Srengseng dengan seni lukis mural," kata Andi.

Pada festival kemarin, 30 orang pelukis mural dari beberapa komunitas dan sanggar seni di Pemalang terlibat. Antara lain dari sanggar lukis Katarie, Pemalang Street Art, Komunitas Seni Rupa Comal dan Gopel. 

Sementara itu setelah lukisan mural menghiasai sisi-sisi Kali Srengseng, sekarang sungai tersebut terlihat lebih rapi. Andi merencanakan kegiatan mural akan berlanjut hingga pekan depan bersamaan dengan acara ngabuburit.


(Ali Basarah/CN40/SM Network)