• KANAL BERITA

Jelang Puasa, Mushola Darurat untuk Korban Gempa Banjarnegara Dibangun

BANGUN SHELTER : Para sukarelawan membuat shelter untuk pengungsi korban gempa di Kecamatan Kalibening. (suaramerdeka.com / M Syarif SW)
BANGUN SHELTER : Para sukarelawan membuat shelter untuk pengungsi korban gempa di Kecamatan Kalibening. (suaramerdeka.com / M Syarif SW)

BANJARNEGARA, suaramerdeka.com - Menjelang puasa Ramadan para pengungsi korban gempa di Kecamatan Kalibening membutuhkan tempat ibadah yang dapat menampung banyak jamaah untuk shalat tarawih. Sebab sejumlah mushola dan masjid dalam kondisi rusak akibat gempa. Oleh karena itu kini tengah dibangun dua unit mushola darurat.

"Ada beberapa mushola darurat yang akan kami dirikan bersama sukarelawan dan warga di beberapa lokasi. Antara lain lapangan Dusun Gunungtawang dan di Dusun Kebakalan, keduanya di Desa Kertosari," kata Kalak BPBD Banjarnegara, Arief Rahman.

Ada yang menggunakan konstruksi baja ringan dan ada juga beberapa dibangun lagi menggunakan tenda. Diharapkan sebelum puasa sudah dapat digunakan sejumlah bangunan mushola darurat tersebut. "Kami juga sedang mendorong beberapa tenda lagi didatangkan dari BNPB maupun BPBD Provinsi untuk membangun mushola darurat," katanya.

Koordinator PMI Banjarnegara di lokasi bencana, Heri Yulianto, mengatakan pihaknya masih terus mengebut membuat tenda atau shelter dan kelengkapannya. Yakni MCK, sarana air bersih dan juga sanitasinya. Perlengkapan lainnya seperti alas tenda dari kayu atau palet juga terus dibuat dan dipasang agar tenda-tenda untuk pengungsi layak dihuni.

Kepala Dinas Kesehatan, Ahmad Setiawan, menyarankan kepada para pengungsi supaya beraktifitas seperti sedia kala. Seperti berladang, berkebun, beternak dan bekerja lainnya. "Bila ada keluhan kesehatan, kurang enak badan dan lainnya segera responsif mengunjungi posko kesehatan. Tenaga kesehatan kami siaga di lokasi terus," katanya.


(M Syarif SW/CN26/SM Network)