• KANAL BERITA

Kapolri Minta DPR Segera Sahkan RUU Anti Terorisme

foto: Istimewa
foto: Istimewa

SURABAYA, suaramerdeka.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Tito Karnavian menegaskan akan bersinergi dengan TNI untuk melakukan penangkapan bersama terhadap sel-sel JAD dan JAT yang terkait dengan ISIS. Kapolri juga mendesak DPR untuk percepatan pengesahan RUU Anti Terorisme, atau meminta Presiden mengeluarkan Perppu sebagai payung hukum penindakan pelaku terorisme.

"Kelompok pelaku yang ada ini, yang satu keluarga ini juga terkait dnegan sel JAD (Jemaah Ansarul Daulah) yang ada di Surabaya, dia adalah Ketuanya, Dita ini. Aksi ini kita duga motifnya, pertama adalah di tingkat internasional, ISIS ini ditekan oleh kekuatan-kekuatan baik dari Barat, Amerika dan lain-lain, Rusia dan lain-lain, sehingga dalam keadaan terpojok, sehingga memerintahkan semua jaringannya di luar, termasuk yang sudah kembali ke Indonesia untuk melakukan serangan di seluruh dunia," tambahnya.

Tito juga mendesak pengesahan revisi Undang-undang Anti Terorisme, agar penanganan dan penindakan pelaku terorisme dapat lebih optimal. Penyusunan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) adalah pilihan terakhir bila revisi tidak segera disahkan DPR.

"Sekali lagi kita harapkan Undang-undang ini agar cepat untuk dilakukan revisi, bila perlu, kalau seandainya terlalu lama ya kita memohon kepada Bapak Presiden untuk membuat Perppu (peraturan pemerintah pengganti undang-undang)," ujar Tito.

Sejumlah organisasi dan tokoh masyarakat juga mengecam keras insiden bom bunuh diri ini dan mendukung kepolisian menyelidiki kasus ini hingga tuntas.


(Red/CN34/SM Network)