• KANAL BERITA

Fatayat Diminta Bina Generasi Muda

DONOR DARAH: Anggota Fatayat NU Kota Pekalongan mendonorkan darah pada Peringatan Hari Lahir Fatayat NU ke-68 di MSI Hifal Banyurip, Kecamatan Pekalongan Selatan, Minggu (13/5). (SM/ Isnawati)
DONOR DARAH: Anggota Fatayat NU Kota Pekalongan mendonorkan darah pada Peringatan Hari Lahir Fatayat NU ke-68 di MSI Hifal Banyurip, Kecamatan Pekalongan Selatan, Minggu (13/5). (SM/ Isnawati)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Fatayat NU Kota Pekalongan diharapkan berkontribusi kepada masyarakat di segala bidang, seperti kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Fatayat NU juga diharapkan dapat ikut membina generasi muda agar jauh dari narkoba.

“Kami berharap, Fatayat NU berperan di masyarakat,” pesan Wali Kota Mochammad Saelany Machfudz pada Peringatan Hari Lahir Fatayat NU ke-68 di MSI Hifal Banyurip, Kecamatan Pekalongan Selatan, Minggu (13/5).

Menurut dia, Fatayat dapat berperan di segala bidang yang selaras dengan visi dan misi Wali Kota Pekalongan. Di bidang kesehatan misalnya, Fatayat diharapkan dapat ikut berkontribusi meningkatkan kesehatan masyarakat dengan menyelenggarakan pengobatan gratis.

“Beberapa waktu lalu, Fatayat dan Ansor mengadakan pengobatan gratis di Pasirkratonkramat. Tidak hanya pengobatan medis, tetapi juga pengobatan alternatif. Kami mengapresiasi hal ini karena banyak warga yang tinggal di daerah rob menderita penyakit,” terangnya.

Selain itu, Fatayat juga diharapkan dapat berkontribusi membina generasi muda di Kota Pekalongan agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, radikalisme dan pornografi. “Sebagai pendidik dan ibu rumah tangga, saya titip kepada Fatayat untuk menciptakan anak-anak yang berakhlakul karimah, berkarakter baik dan berbudaya,” sambungnya.

Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Kota Pekalongan Faizah mengatakan, Fatayat NU Kota Pekalongan ingin generasi berikutnya menjadi generasi yang lebih baik. Untuk mewujudkan hal ini, Fatayat NU Kota Pekalongan akan ikut berperan. “Ibu adalah sekolah pertama untuk anak. Untuk menciptakan generasi berikutnya yang lebih baik, dimulai dari kita sebagai ibu bagaimana mendidik anak-anak menjadi baik,” jelasnya.

Pada peringatan Hari Lahir Fatayat ke-68, ia berharap Fatayat bisa bergerak di segala bidang dan keberadaannya diperhitungkan di masyarakat. Rangkaian kegiatan peringata Hari Lahir Fatayat NU ke-68 dimulai sejak 24 April dengan tartil Alquran di 27 ranting Fatayat. Selain itu pengobatan gratis bekerja sama dengan Gerakan Pemuda Ansor. Puncaknya kemarin. Berbagai acara diselenggarakan, seperti donor darah, bazar, lomba mars fatayat, barzanji syarful anam dan menghias tumpeng serta pembuatan kartu tanda anggota (KTA) massal. 


(Isnawati/CN34/SM Network)