• KANAL BERITA

Barista Aga Ramaikan Festival Kopi di TMII

Barista Muhamad Aga (dua dari kanan) bersama tim Kopi Robusta Gunung Muria (Kudus) dalam festival kopi se-Jawa Tengah di TMII Anjungan Provinsi Jawa Tengah pada Sabtu (12/5). (suaramerdeka.com/Suprayitno)
Barista Muhamad Aga (dua dari kanan) bersama tim Kopi Robusta Gunung Muria (Kudus) dalam festival kopi se-Jawa Tengah di TMII Anjungan Provinsi Jawa Tengah pada Sabtu (12/5). (suaramerdeka.com/Suprayitno)

KUDUS, suaramerdeka.com – Barista papan atas Muhamad Aga, meramaikan festival kopi se-Jawa Tengah yang dilangsungkan di TMII Anjungan Provinsi Jawa Tengah, Jakarta, Sabtu (12/5).

Di tengah perhatian khalayak di arena lomba, barista terkenal itu, mencicipi satu-persatu kopi yang difestivalkan.

Festival kopi pertama kali di Anjungan Jawa Tengah tersebut, diikuti 22 peserta dari pelbagai daerah. Tak sedikit peserta yang mundur, dan semestinya berdasar daerah kota/kabupaten di provinsi ini ada 35 peserta.

Dalam event itu, cheff Bara Patirajawane menjadi juri pembanding, seusai melakukan penilaian lomba kuliner berbasis ikan di tempat yang sama.

Tiap peserta menyediakan dua cangkir kopi, yang mesti dicicipi oleh barista Aga. Dari meja ke meja peserta, dia mencecap kopi tanpa ampas yang disuguhkan dalam kondisi sudah dingin. Serta, kopi seduh (tubruk) yang disediakan peserta secara dadakan, harus menggiling biji kopi saat itu juga, dan disajikan dalam keadaan panas. 

Dengan teliti, barista itu juga mewancarai mengenai keberadaan kebun kopi di daerah masing-masing peserta. Tidak hanya mengenai budi daya tanamannya, tetapi tentang kisah yang membalut kopi itu pula.

Berbeda dengan barista Aga, cheff Bara Patirajawane tidak memutar dari meja ke meja peserta lomba dalam melakukan penilaian. Tetapi, masing-masing peserta maju ke tempatnya duduk, dengan membawa dua cangkir kopi yakni kopi tanpa ampas dan kopi tubruk. 


(Supriyanto/CN39/SM Network)