• KANAL BERITA

Muslimat NU Ajak Kembangkan Tradisi dan Budaya Lokal

Ketua PC Muslimat NU Kota Semarang Hj Muslimatin Djatmiko foto bersama dengan Hj Azizah Masrokhan usai memimpin Pengajian Arwah Jamak di Rumah Dinas Wali Kota Semarang. (suaramerdeka.com/ Agus Fathuddin)
Ketua PC Muslimat NU Kota Semarang Hj Muslimatin Djatmiko foto bersama dengan Hj Azizah Masrokhan usai memimpin Pengajian Arwah Jamak di Rumah Dinas Wali Kota Semarang. (suaramerdeka.com/ Agus Fathuddin)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pimpinan Jamaah Majelis Taklim AlMaratussolihah Hj Azizah Masrokhan mengajak ibu-ibu Muslimat Nahdlatul Ulama memperkuat dan mengembangkan tradisi nilai-nilai budaya lokal yang ada di tengah masyarakat.

"Mari kita meniru cara berdakwah Walisongo yang santun, nguri-nguri adat istiadat, menjaga sopan santun dan mengedepankan akhlak karimah. Akibatnya masyarakat berbondong-bondong membaca syahadat menjadi pemeluk Islam," katanya.

Dia mengatakan hal itu dalam acara Arwah Jamak menyambut bulan suci Ramadan yang diselenggarakan Pengurus Cabang Muslimat NU di rumah dinas Wali Kota, Manyaran, Semarang, belum lama ini.

Ribuan ibu-ibu muslimat berseragam serba putih larut dalam kekhusyukan tahlil dan yasin yang dipimpin Nyai Ianah. Para leluhur yang sudah meninggal dunia disebut namanya satu persatu sebelum dikirimi doa secara berjamaah. Sebelumnya juga didahului tadarus Alquran sebanyak 30 juz dan doa khatmilquran.

Konsolidasi Organisasi

Ketua PC Muslimat NU Kota Semarang Hj Muslimatin Djatmiko menjelaskan, kegiatan tersebut selain sebagai konsolidasi organisasi sekaligus untuk menyiapkan berbagai kegiatan di dalam bulan suci Ramadan 1329 H.

''Ibu-ibu di dalam bulan Ramadan tidak libur kegiatan; sebaliknya semakin sibuk dengan berbagai urusan baik di dalam rumah maupun di luar rumah,'' katanya.

Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu tampak antusias mengikuti kegiatan arwah jamak. Selesai menyanyikan lagu Indonesia Raya, dia ikut melantunkan lagu mars Muslimat dan lagu Subbanul Wathan karya KH Abdul Wahab Chasbullah.

Wakil Wali Kota yang akrab dipanggil Mbak Ita itu mengajak umat Islam untuk mengisi bulan suci Ramadan dengan berbagai ibadah yang muaranya bermanfaat untuk orang lain.

''Kalau para pemimpin umat dan para pajabat tugasnya melayani masyarakat. Jadi bulan Ramadan jadwalnya malah bertambah padat menjadi 24 jam,'' katanya.

Dia mempersilkan Rumah Dinas Wali Kota dan Wali Kota untuk kegiatan apa saja yang bermanfaat bagi masyarakat seperti buka puasa bersama atau shalat tarawih.


(Agus Fathuddin/CN33/SM Network)