• KANAL BERITA

Jelang Ramadan, Harga Kepokmas Merangkak Naik

Suasana Pasar Pagi Tumenggungan Kebumen cukup ramai. Menjelang bulan suci Ramadan, sejumlah kepokmas mengalami kenaikan harga. (suaramerdeka.com/Supriyanto)
Suasana Pasar Pagi Tumenggungan Kebumen cukup ramai. Menjelang bulan suci Ramadan, sejumlah kepokmas mengalami kenaikan harga. (suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Sepekan menjelang bulan suci Ramadan, sejumlah komoditas kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di pasaran di Kebumen mengalami kenaikan harga. Kendati demikian, beberapa kebutuhan pokok masih stabil bahkan mengalami penurunan harga. 

Dari pantauan suaramerdeka.com di Pasar Tumenggungan, Jumat (11/5) harga daging ayam mengalami kenaikan dari Rp 30.000,-/kg menjadi Rp 32.000,-. Menurut pedagang, kenaikan tersebut terjadi sejak tiga hari yang lalu. Kendati demikian pasokan daging ayam masih mencukupi kendati permintaan pembeli meningkat.

"Seperti ini biasa terjadi ketika menjelang bulan Ramadan dan Lebaran," ujar Kodirin (44), pedagang daging ayam.

Berbeda halnya harga cabai rawit dan hijau mengalami penurunan. Sedangkan cabai merah besar mengalami kenaikan harga. Harga cabai rawit turun menjadi Rp 25.000,-/kg dari Rp 30.000,- hingga 35.000,-/kg. Cabai hijau naik dari Rp 20.000,- menjadi Rp 22.000,-/kg. Cabai merah besar dari Rp 30.000,-/kg menjadi Rp 35.000,-/kg. Harga bawang putih turun dari Rp  35.000,-/kg menjadi Rp 25.000,-/kg. Sedangkan bawang merah turun menjadi Rp 30.000,-/kg dari sebelumnya Rp 35.000,-/kg.

"Jumlah pembeli meningkat dibandingkan hari biasa. Kemungkinan kenaikan  harga terjadi menjelang Ramadan," ujar Tria Mita Permata, salah satu pedagang sayur.

Ada pun harga daging sapi terbilang masih stabil dengan harga Rp 110.000,-/kg. Sedangkan harga telur mengalami kenaikan dari Rp 24.000,- menjadi Rp 25.500,-/kg. Meski stok hingga saat ini masih cukup namun diperkirakan menjelang lebaran nanti seluruh kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga.

"Kenaikan seperti ini sudah setiap tahun, jadi sudah tidak kaget lagi," ujar Hajah Anah pedagang daging. 


(Supriyanto/CN40/SM Network)