• KANAL BERITA

Bandara Adisutjipto Ditutup Empat Jam

foto: istimewa
foto: istimewa

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Otoritas Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta memutuskan menutup penerbangan menyusul peristiwa erupsi freatik Gunung Merapi, Jumat (11/5) pagi. Penutupan landasan dilakukan mulai pukul 10.25 sampai dengan 11.10 dilanjutkan pukul 11.10 hingga 11.40 berdasarkan NOTAM B3565/18. 

Bandara baru dibuka kembali pada pukul 14.17 WIB. General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama menyampaikan, langkah clear area perlu dilakukan demi keselamatan penerbangan. "Benar kami melakukan runway closed siang ini mengingat hujan abu yang mengarah ke selatan dan barat daya hingga lingkungan di sekitar bandara. Setelah dipastikan clear area, barulah operasional penerbangan dapat kembali dijalankan," paparnya, saat dikonfirmasi, Jumat (11/5) sore.

Penutupan landasan ini berdampak terhadap 37 rute penerbangan. Terinci, delapan penerbangan mengalami holding on ground yakni SLK 151 JOG-SIN, XN 830 JOG-PNK, JT 276-PKU, IN 080 JOG-PLM, QG 783 JOG-HLP, IW 1844 JOG-SUB, JT 522 JOG-BDG, dan SJ 231 JOG-CGK. Sedangkan satu penerbangan return to base yaitu Batik Air ED 7531 HLP-JOG yang terpaksa kembali ke Bandara Halim Perdana Kusuma.

Selain itu, terdapat 16 penerbangan Air Asia, sert 12 penerbangan Garuda Indonesia dari dan ke Yogyakarta yang dibatalkan. Selepas pukul 14.17, dilaporkan seluruh penerbangan yang sempat mengalami holding on ground telah diberangkatkan seluruhnya.
 


(Amelia Hapsari/CN40/SM Network)