• KANAL BERITA

Terwujud, Mimpi Warga NU Siwalan Miliki Gedung Serba Guna

Anggota DPR RI, Bisri Romly melakukan proses peletakkan batu pertama bersama-sama sejumlah tokoh NU dan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi di Jalan Raya Rembun, Kecamatan Siwalan. (suaramerdeka.com/Agus Setiawan)
Anggota DPR RI, Bisri Romly melakukan proses peletakkan batu pertama bersama-sama sejumlah tokoh NU dan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi di Jalan Raya Rembun, Kecamatan Siwalan. (suaramerdeka.com/Agus Setiawan)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Mimpi jajaran pengurus Majeleis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Siwalan sejak tahun 1980-an untuk memiliki gedung serba guna atau kantor yang megah guna kegiatan organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia itu kini terwujud.

Proses peletakkan batu pertama yang dilaksanakan oleh jajaran pengurus yang ditandai dengan penempatan batu pertama oleh Ketua Rois Syuriah PC NU Kabupaten Pekalongan, KH Muhammadun Jundi dan dilanjutkan Ketua Tanfidziyah PC NU, KH Muslih Khudhori yang selanjut secara bergantian dilakukan oleh Bupati Pekaongan Asip Kholbihi dan Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Bisri Romly di Jalan Raya Rembun Siwalan, Jumat (11/5)

"Gedung MWC NU Siwalan harapannya menjadi ikon masuk pintu gerbang Kota Santri. Pembangunan ini sudah digagas sejak kepemimpinan Majelis Wakil Cabang Nahdhotul 'Ulama (MWC NU) oleh Bapak KH Syaerozi Sya'roni era tahun 1980-an. Warga nahdhiyin di kawasan Kecamatan Siwalan dan sekitarnya mendambakan akan adanya gedung serba guna yang representatif bagi segala kegiatan yang ada kaitannya dengan ke-NU-an," kata panitia pembangunan Yusuf Damanhuri, dalam acara peletakkan batu pertama pembangunan dan jalan sehat memperingati harlah NU.  

Oleh karena segala daya dan upaya merealisasikan pembangunan gedung yang dimaksud benar-benar dilakukan. Terutama setelah mendapatkan tanah wakaf dan perizinan dari Pemkab Pekalongan. 

"Acara peletakan batu pertama gedung MWC NU Siwalan di Desa Rembun dikemas oleh panitia dengan tiga agenda sekaligus, yaitu pelantikan pengurus ranting se MWC NU Siwalan yang ada dalam tiga belas desa di kecamatan Siwalan serta diisi dengan jalan sehat, yang pelepasannya dilakukan oleh Bupati Pekalongan," katanya.

"Rembun sebagai pintu gerbang masuknya Kabupaten Pekalongan harus punya gedung yang representatif mewakili seluruh warga Nadhiyin di Kota Santri yang merupakan refleksi mayoritas warga Kabupaten Pekalongan pada umumnya dan warga nadhiyin pada khususnya. Apalagi ketika nanti gapura masuk Kabupaten Pekalongan direhab menjadi baru, maka akan terlihat relijiulitas warga Kota Santri dari dua icon gedung dan gapura selamat datang," kata Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi. 

Ada pun hasil dari penjualan kupon jalan sehat sebanyak enam ribu lembar yang habis terjual akan digunakan untuk proses pembangunan gedung atau kantor MWC NU Kecamatan Siwalan. 


(Agus Setiawan/CN40/SM Network)