• KANAL BERITA

Wawali Kota Magelang Promosikan Produk UMKM di Kepri

Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina (tengah) dengan didampingi Sekda Sugiharto (kiri) menyerahkan syal batik ke Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Batam, Gintoyono Bantong. (suaramerdeka.com/Asef Amani)
Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina (tengah) dengan didampingi Sekda Sugiharto (kiri) menyerahkan syal batik ke Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Batam, Gintoyono Bantong. (suaramerdeka.com/Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Kota Tanjungpinang menjadi tujuan Pemkot Magelang dalam mempromosikan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejumlah produk kreasi warga dipromosikan langsung di tiga daerah yang ada dalam satu Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) itu.

Selama tiga hari efektif, Senin-Rabu (7-9/5), rombongan dari Pemkot Magelang, utamanya bagian hubungan masyarakat (Humas) mendatangi ketiganya. Turut dalam rombongan sejumlah awak media, termasuk suaramerdeka.com yang sudah menjadi mitra kerja Humas Pemkot Magelang selama ini.

Sejumlah produk UMKM yang dipromosikan di antaranya batik motif khas Kota Magelang, keripik tahu, permen jeli salak, aneka keripik sayur terong, keripik paru, manisan salak pondoh, keripik sayur pegagan, keripik sayur seledri, keripik sayur wortel, dan sirup jahe.

Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina, memimpin langsung promosi yang dikemas kunjungan kerja dari Minggu (6/5) sampai Kamis (10/5) ini. Lalu didampingi Sekda Kota Magelang, Sugiharto, tiga asisten, dan dua staf ahli.

Mengingat bertujuan promosi, Windarti menyebut, kalau dirinya ibarat seorang sales promotions girl (SPG) yang mempromosikan produk ke calon konsumen. Meski begitu, ia sangat menikmati perannya sebagai “SPG dadakan” aneka produk UMKM rakyatnya ini.

“Sepertinya saya jadi SPG dadakan. Tapi, tidak apa-apa, karena promosi ini penting untuk lebih mengenalkan produk UMKM kita ke daerah lain. Kalau sudah dikenal luas, harapannya makin tambah pula konsumennya yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan,” ujarnya, di sela kunjungan.

Di Kota Batam, tim diterima Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Batam, Gintoyono Bantong. Sementara di Kabupaten Bintan diterima Kabag Organisasi dan Tata Laksana Setda Kabupaten Bintan, Dahlia Zulfa.

Menurut Windarti, Pemkot Magelang memang gencar mempromosikan produk UMKM. Hal ini mengingat, sektor industri UMKM menjadi salah satu andalan dalam pembangunan. Selain juga sektor lain, seperti jasa pendidikan, kesehatan, dan pariwisata.

“Luas Kota Magelang hanya 18,53 km2. Kami tidak memiliki sumber daya alam yang bisa digali. Kami hanya bisa menjual jasa dan produk UMKM. Geliat produksi UMKM hampir tersebar di seluruh 17 kelurahan yang ada dengan produk bervariasi,” katanya.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Batam, Gintoyono Bantong, menyambut positif kunjungan sekaligus promosi dari Pemkot Magelang ini. Sambil mengenakan syal batik motif khas Kota Magelang, Gintoyono menceritakan banyak hal seputar perkembangan Kota Batam.

“Kami sangat mengapresiasi hasil karya kreatif warga Kota Magelang. Saya rasa, warga Batam bisa meniru kegigihan warga Kota Magelang dalam mengolah segala potensi yang ada menjadi produk bernilai guna. Termasuk kegigihan dalam promosi,” jelasnya.

Ia mengaku, di Batam pihaknya masih memerlukan tenaga-tenaga terampil untuk mengembangkan produk UMKM-nya, seperti kerajinan dan makanan olahan. “Kami memang telah melakukan pelatihan ke warga, utamanya pengemasan, tapi masih kurang,” ungkapnya. 


(Asef Amani/CN40/SM Network)