• KANAL BERITA

Pemkab Wonosobo Berupaya Kembangkan SDS dan Open Data

Perwakilan dari OPD di lingkungan Pemkab Wonosobo mengikuti Pelatihan Manajemen Data, guna mendukung SDS di Ruang Pertemuan Kantor Diskominfo Wonosobo. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)
Perwakilan dari OPD di lingkungan Pemkab Wonosobo mengikuti Pelatihan Manajemen Data, guna mendukung SDS di Ruang Pertemuan Kantor Diskominfo Wonosobo. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)

WONOSOBO, suaramerdeka.com - Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus berupaya mengembangkan Single Data System (SDS) dan Open Data di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Wonosobo. Untuk menuju itu, setelah melakukan bimbingan teknis (bintek) bersama Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Wonosobo langsung menggelar Pelatihan Manajemen Data, guna mendukung SDS di Ruang Pertemuan Kantor Diskominfo Wonosobo, kemarin.

Kepala Bidang Informatika Diskominfo Wonosobo, Sulistiyani mengugkapkan, pemerintah yang baik dibangun dengan manajemen data yang baik. Melalui SDS, diharapkan dapat memudahkan perencanaan pembangunan yang berkualitas dan pengendalian pembangunan yang efektif. "Melalui  pengelolaan data, pembangunan daerah yang akurat, mutahir, terintegrasi, lengkap, akurat, dinamis, andal dan mudah dapat direalisasikan," ungkap dia, di sela pelatihan.

Dijelaskan, saat ini masih terdapat beberapa kendala yang dirasakan, yakni masih terdapat beberapa data yang belum sinkron berdasarkan sumber data dari OPD untuk perencanaan pembangunan di Wonosobo. Kondisi ini dikarenakan adanya perbedaan pemahaman konsep pada masing-masing OPD. Pihaknya menilai, penting peran dan fungsi data dalam pelaksanaan monitoring dan evaluasi hasil pembangunan.

Hal ini menjadi catatan tersendiri yang mendasari dilaksanakannya pelatihan manajemen data dengan tujuan untuk menyamakan persepsi dalam pengembangan SDS dan Open Data di Wonosobo. Selain pihaknya berharap kedepan akan terwujud sinergitas kegiatan teknologi informatika pada Diskominfo dan OPD di Wonosobo. Sementara itu para peserta dari semua OPD pemilik data mengikuti dengan antusias pelatihan manajemen data tersebut. 

"Untuk pengisi pelatihan dari internal dinas kami. Pelatihan berisi tentang bagaimana cara input data yang sumbernya jelas dan data dapat dipertanggungjawabkan. Data-data yang dimasukkan adalah data yang bisa diketahui oleh publik, bukan termasuk ke dalam jenis data yang dikecualikan. Harapan kami seluruh OPD di Wonosobo dapat mengembangkan SDS dan Open Data serta mewujudkan sinergitas kegiatan teknologi informatika," harap dia. 


(M Abdul Rohman/CN40/SM Network)