• KANAL BERITA

Pelni Gandeng Len Hadirkan Akses Data di Kapal

Foto: ayobandung
Foto: ayobandung

BANDUNG, suaramerdeka.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menggandeng PT Len Industri guna meningkatkan pelayanan selama berlayar dengan menyediakan jaringan internet bagi penumpang. 

Kerjasama itu diresmikan kedua BUMN tersebut di Kantor Len di Bandung, Jumat (11/5). Pelni menginvestasikan Rp 100 miliar untuk melakukan pembaruan tersebut.

"Langkah ini dilakukan karena kami sadar bahwa 90 persen penumpang mempunyai handphone, sementara selama perjalanan hampir 90 persen area blankspot, tak ada komunikasi," tandas Dirut Pelni, Insan Purwarisya L Tobing.

Dirut Len, Zaky Gamal Yasin menambahkan pihaknya akan menginstal layanan wifi di areal anjungan kapal Pelni. "Ini sebenarnya untuk menari penumpang juga, karena sekarang kan internet sudah jadi kebutuhan dasar," katanya.

Layanan itu didukung pula sistem jaringan indoor BTS multi operator sehingga memungkinkan penumpang mengakses telepon seluler dari lautan selama kapal menjelajah.

Diharapkan fasilitas tersebut dapat meningkatkan nilai tambah pelayanan. Penumpang tetap dapat melakukan aktivitas data mengingat perjalanan menggunakan kapal Pelni bisa memakan waktu hingga 1-2 hari di lautan.

Untuk tahap pertama, fasilitas tersebut bakal diinstal di kapal besar mereka seperti KM Kelud, KM Kelimutu, KM Gunung Dempo, dan KM Nggapulu. Rute-rutenya di antara Jakarta ke Papua hingga perjalanan wisata ke Karimun Jaya.

"Kami targetkan fasilitas baru kelima kapal itu bisa terpasang selepas pertengahan tahun ini sebelum diikuti kapal-kapal lainnya. Total armada kami mencapai 26 kapal," kata Insan Purwarisya.

Tak hanya itu, kerjasama tersebut mencakup pula pembangunan sistem telekomunikasi di armada Pelni di samping pembangunan sistem navigasi kapal sehingga rute perjalanan dapat dimonitor termasuk pengaturan bahan bakar plus pengukuran waktu tempuh.

"Selama ini, nakhoda tak ada sinyal kalau berada di tengah laut, ada apa di laut tak diketahui dengan cepat, memang kami bisa pakai radio pantai tapi hanya jam-jam tertentu, makanya sistem ini sangat perlu," kata Zaki.

"Jadi kami membangun sistem komunikasi kapal, untuk memberikan pelayanan maksimal kepada penumpang serta sistem monitoring kapal Pelni dengan membangun jaringan backbone dari kapal ke kantor pusat Pelni dengan sistem komunikasi satelit berbasis auto tracking 3 dimensi," kata Zaki.


(Setiady Dwi/CN33/SM Network)