• KANAL BERITA

Kelestarian Alam Kunci Sukses Pariwisata

Peserta Pelatihan SDM Kepariwisataan Karanganyar di Bumi Perkemahan Sekipan, Tawangmangu, mendengarkan paparan dari pemateri. (suaramerdeka.com/Irfan Salafudin)
Peserta Pelatihan SDM Kepariwisataan Karanganyar di Bumi Perkemahan Sekipan, Tawangmangu, mendengarkan paparan dari pemateri. (suaramerdeka.com/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdeka.com – Kelestarian alam menjadi kunci sukses pengembangan wisata yang menjual pesona dan panorama alam. Untuk itu, stakeholder pariwisata di wilayah Tawangmangu harus bersinergi dan berperan bersama untuk menjaga kelestarian alam.

Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Pariwisata Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, mengingatkan kelestarian alam akan mendorong industri pariwisata di kawasan tersebut berkesinambungan.

‘’Pemandangan Tawangmangu ini indah. Lokasinya sejuk dan nyaman. Pelaku wisata mau pun masyarakat, harus melestarikan ini,’’ katanya, dalam acara Pelatihan SDM Kepariwisataan Karanganyar di Bumi Perkemahan Sekipan, Tawangmangu, Rabu (9/5).

Potensi Wisata

Rizki mengungkapkan, pelatihan yang digelar Kementerian Pariwisata sebenarnya untuk mengetahui, sejauhmana pengusaha pariwisata di daerah dalam mengelola potensi di wilayahnya masing-masing.

‘’Tapi kami lihat, wisata di Tawangmangu ini sudah berkembang. Pelaku usahanya sudah bagus. Jadi kami minta, agar pelaku usaha, juga masyarakat dan pemerintah, bisa bersinergi dalam menjaga kelestarian alam di tempat ini,’’ tuturnya.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan tempat wisata. Stakeholder pariwisata harus mampu menjaga kebersihan, dengan mengajak pengunjung untuk tidak membuat sampah sembarangan. Begitu juga pedagang yang ada di lokasi wisata, diajak untuk menjaga kebersihan.

‘’Sinergi bersama antara pelaku usaha, masyarakat dan pemerintah, bisa menjadi pijakan dalam pengembangan pariwisata. Juga bagaimana masyarakat bisa menjadi subjek dari pengelolaan wisata,’’ imbuhnya.

Anggota Komisi X DPR RI, Rinto Subekti, yang menjadi pembicara dalam acara tersebut mengungkapkan, industri pariwisata di Karanganyar saat ini sedang menggeliat. Jika dulu wisatawan lebih familiar dengan Tawangmangu sebagai tujuan wisata, saat ini banyak wilayah-wilayah lain yang juga menjadi pilihan untuk dikunjungi.

Yang terpenting lokasi wisata harus bersih dan indah sebagai upaya pengembangan pariwisata. ‘’Dulu orang taunya Tawangmangu. Sekarang ada Ngargoyoso, Colomadu, Gondangrejo dan daerah lain, yang pariwisatanya juga berkembang. Banyak potensi yang bisa digarap di Karanganyar,’’ katanya.

Dia menambahkan, untuk mendorong pariwisata di Karanganyar lebih maju, pemerintah pusat mengucurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) pariwisata untuk Bumi Intanpari. Dua tahun berturut-turut, Karanganyar mendapat kucuran DAK untuk membangun infrastruktur pariwisata.


(Irfan Salafudin/CN40/SM Network)