• KANAL BERITA

Ditangkap, Perampok Bersenjata Api Kelompok Lampung

Sejumlah anggota kepolisian saat melakukan penyelidikan di rumah korban perampokan bersenjata api. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)
Sejumlah anggota kepolisian saat melakukan penyelidikan di rumah korban perampokan bersenjata api. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka.com -  Kawanan perampok bersenjata api yang menggasak uang Rp 50 juta dari Andrean, warga Kelurahan Parenggan, Kecamatan Kota pada Minggu (6/5), ditangkap pada Rabu (9/5) di Grobogan.

Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pati yang bekerja sama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Jateng menangkap tiga pelaku yang beraksi menggunakan senjata semacam revolver dan pistol. Ketiga pelaku ditangkap saat hendak merampok pengusaha emas di Kabupaten Grobogan, Rabu (9/5) atau kurang dari 3 x 24 jam dari kejadian.

Dari ketiga orang tersebut dua orang merupakan warga Lampung, dan seorang lainnya berasal dari Jogjakarta. Disinyalir mereka merupakan sindikat kawanan kelompok Lampung.

Kapolres Pati, AKBP Uri Nartanti, melalui Kasatreskrim, AKP Ari Sulistyawan mengatakan, tiga tersangka kasus tersebut saat ini telah diamankan untuk diproses hukum lebih lanjut. ‘’Dari informasi yang menyebut pelaku dilakukan lima orang kini tiga di antaranya telah diamankan. Dua lainnya masih kami dalami,’’ terangnya.

Kawanan itu merupakan sindikat aksi kejahatan. Bahkan disinyalir sebelum menjalankan aksinya para pelaku itu telah mempelajari situasi di sekitar lokasi kejadian perkara. ‘’Untuk senpi yang digunakan saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Kami tengah berkoordinasi dengan Polda. Namun saat diamankan para pelaku tidak sampai melakukan aksi perlawanan,’’ ujarnya.

Seperti diketahui, Andrean, warga Kelurahan Parenggan, Kecamatan Pati dirampok.Disinyalir ada lima orang yang melakukan kejahatan itu. Sekitar pukul 22.45 Minggu (6/5) kemarin kawanan pelaku itu tiba-tiba masuk dan menembakkan senjatanya.

Sekitar enam orang yang berada di dalam rumah pun dipaksa tiarap lalu diikat dengan lakban. Selain senjata api, kawanan pelaku yang memakai penutup wajah itu juga ada yang membawa kapak panjang. Pelaku memutus telepon dan mengacak-acak rumah korban. Korban mengalami kerugian hingga Rp 50 juta.


(Beni Dewa/CN40/SM Network)