• KANAL BERITA

Bambang Sadono Sesalkan Penutupan Kampung Rawa oleh Pemkab Semarang

Anggota DPR-RI Bambang Sadono (kiri) saat kunker di Kampung Rawa. (suaramerdeka.com/dok)
Anggota DPR-RI Bambang Sadono (kiri) saat kunker di Kampung Rawa. (suaramerdeka.com/dok)

AMBARAWA, suaramerdeka.com - Per 16 April 2018 lalu adalah awal paceklik bagi 13 kelompok tani yang menjual ikan dan persewaan perahu, karena sejak itu mereka tidak lagi bisa meramaikan Kampung Rawa, di Rawa Pening. Menyusul Pemerintah Kabupaten Semarang menutup usaha kuliner itu karena masalah perizinan dan tata ruang.

Hal itu sangat disayangkan oleh DR Bambang Sadono SH MH, anggota DPR-RI, setelah melakukan kunjungan kerja (kunker) putaran ke 208 di Desa Bejalen, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Ini adalah bagian dari program 1.000 kunker penjelajahan desa-desa di Jawa Tengah disepanjang 2018.

"Mestinya pak bupati dan DPRD duduk bersama mencari solusi. Karena siapa lagi yang akan membantu rakyat kecil, kalau bukan bupati dan para wakilnya. Padahal sebentar lagi mereka memimpikan rezeki tahunan saat lebaran. Jangan sampai mimpi wong cilik itu terhalang dan sia-sia," kata Bambang Sadono, ditemui Selasa (8/5).

Kampung Rawa adalah lokasi wisata air di tepi danau Rawa Pening. Setelah enam tahun dikembangkan oleh investor, sudah banyak pengunjungnya. Banyak pula dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk menjual jasa maupun dagangan. 

"Padahal investor sudah hampir kembali modal. Desa pun telah menyumbang PAD sekitar Rp 200 juta per tahun untuk pemkab. Ini kan sia-sia," ujar Bambang Sadono menyayangkan.


(Bambang Isti/CN40/SM Network)