• KANAL BERITA

Pindad Fokuskan Dulu Amunisi Latihan Astros II

Ade Bagdja (ketiga dari kiri) (Foto: suaramerdeka.com/Setiady Dwi)
Ade Bagdja (ketiga dari kiri) (Foto: suaramerdeka.com/Setiady Dwi)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Pindad menyebut bahwa peluang menguasai teknologi pembuatan Artillery Saturation Rocket System (Astros) II cukup terbuka menyusul kerjasama dengan pabrikan Avibras Brasil.

Untuk tahap pertama, BUMN strategis itu akan fokus pada pemenuhan amunisi latihan sistem persenjataan artileri tersebut. Untuk kebutuhan latihan, roket yang dibutuhkan Satuan Armed TNI cukup banyak.

"Bisa sampai 3.000-4.000 untuk latihan," tandas Direktur Teknologi dan Pengembangan Pindad, Ade Bagdja di sela-sela Seminar "Application of Smokeless Powder Propellant in Ammunition and Rocket" di Bandung, Selasa (8/5).

Dari pemenuhan kebutuhan tersebut, katanya, akan memberikan gambaran untuk membuat amunisi tajam. Teknologi yang sudah dikuasai bakal dikembangkan. Termasuk untuk menghadirkan pemenuhan amunisi bagi peluncur roket buatan Brasil yang multi kaliber itu.

"Semua bertahap, nanti kan kelihatan dummy-nya. Amunisi latihan kan itu menyimulasikan semua kalibernya. Karenanya, kita tak akan butuh waktu sampai 10 tahun kelamaan itu. Di bawah 5 tahun terlebih ini kan bicara kebutuhan TNI juga," tandasnya.

Kerjasama dengan Avibras memang tak terlepas dari penggunaan Astros II MK6 Multiple Launch Rocket System oleh Armed TNI AD. Pindad dilibatkan dalam kerangka penguasaan teknologi dan penanganan terhadap kebutuhan sistem artileri tersebut. "Pindad jelas terpacu dan tertantang untuk memenuhinya," katanya.d


(Setiady Dwi/CN41/SM Network)