• KANAL BERITA

Bupati Semarang: Lakukan Pola Hidup Sehat Bersih dari yang Terkecil

Bupati Semarang, dokter Munjirin Sp OG, melakukan aksi mencuci tangan di SMP N 1 Bawen. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)
Bupati Semarang, dokter Munjirin Sp OG, melakukan aksi mencuci tangan di SMP N 1 Bawen. (suaramerdeka.com/Nugroho Wahyu Utomo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Guna mempromosikan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI) bersama Yayasan FIELD memberi bantuan peningkatan akses fasilitas air bersih dan sarana sanitasi kepada tujuh sekolah di Kabupaten Semarang. Yaitu SMP N 1 Bawen, SDN Harjosari 2, SDN Samban 2, SDN Jatijajar, SD Harjosari 1, SD Lemahireng 1, dan SD Lemahireng 2.

Menurut Direktur Eksekutif Yayasan FIELD, Cahyana Widyastama, melalui Sekretaris Direktur Yayasan FIELD yang juga pelaksana program Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), Heru Setiyoko mengatakan, bahwa program yang diterapkan di SMP N 1 Bawen, SDN Harjosari 2, SDN Samban 2, SDN Jatijajar, telah melatih 21 guru sebagai pelatih PHBS, serta 105 siswa duta PHBS. "Ke-105 siswa ini kemudian memberikan pelatihan bagi 1.413 siswa lainnya," kata Heru Setiyoko, di acara Inagurasi Fasilitas Baru dan Pelantikan Duta PHBS di SMP N 1 Bawen, Selasa (8/5).

Heru menambahkan, bantuan infrastruktur yang telah selesai, adalah pembangunan 21 fasilitas cuci tangan, empat tandon air, tiga menara air, satu sumur baru. serta perbaikan satu tandon air, dan empat kamar mandi.

"Saat ini dalam proses penambahan fasilitas baru, berupa fasilitas cuci tangan, dan akses air bersih di SD Harjosari 1, SD Lemahireng 1, dan SD Lemahireng 2," tambahnya.

Sejak 2008

Sementara Ketua Pelaksana Coca Cola Foundation Indonesia, Titie Sadarini, melalui Program Coordinator Coca Cola Foundation Indonesia, Agus Priyono mengatakan, program pembangunan akses air bersih dan sanitasi sekolah, telah dilakukan sejak 2008, dan ini merupakan bagian dari upaya konservasi air dari Coca Cola.

"Program akses air bersih dan sanitasi di sekolah ini, kami harapkan dapat mendorong peningkatan budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah. Sekaligus memulai kesadaran di usia dini tentang pentingnya melestarikan sumber air. Maka kami berharap program ini bukan selesai setelah diresmikan. Tetapi bisa berkelanjutan," kata Agus Priyono.

Bupati Semarang, dokter Munjirin Sp OG, mengapresiasi apa yang telah dilakukan Coca Cola Foundation Indonesia dan Yayasan FIELD. "Mari kita mulai pola hidup bersih dan sehat dari yang terkecil. Misalnya mencuci tangan. Karena dengan mencuci tangan, sudah membersihkan kotoran dan bibit penyakit di dalamnya," kata Munjirin.

Selanjutnya Bupati Munjirin menyematkan pin duta PHBS kepada Rizal, siswa SDN Harjosari 2, Haris, siswa SMPN 1 Bawen, Ayu Nurul Ahadiah, siswi SD Samban 02, dan Zikra, siswa SD Jatijajar 02. Juga dilakukan pengguntingan pita dan aksi mencuci tangan oleh Bupati Munjirin yang diikuti keempat siswa duta PHBS.


(Nugroho Wahyu Utomo/CN33/SM Network)