• KANAL BERITA

MUI DIY: Pemda Harus Sigap Tertibkan Penjualan Miras

Ilustrasi Istimewa
Ilustrasi Istimewa

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Majelis Ulama Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau pemerintah daerah setempat untuk menertibkan penjualan minuman keras dan tempat hiburan malam menjelang Ramadan.

"Pemerintah harus menertibkan berbagai hal yang membawa kemaksiatan seperti minuman keras, hiburan malam, apalagi narkoba sebelum memasuki Ramadan," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DIY KH Toha Abdurrahman di Yogyakarta, Selasa (8/5).

Lanjutnya, penertiban hiburan malam perlu dilakukan dengan cepat oleh Pemda DIY bersama Kepolisian DIY. Dengan demikian dapat menghindarkan aksi-aksi sweeping atau penertiban secara sepihak oleh masyarakat.

"Jangan sampai rakyat yang menertibkan, jangan nanti ada sweeping. Makanya pemda harus sigap terlebih dahulu menertibkan," tegasnya.

Ia mengatakan persoalan perizinan minuman keras dan tempat hiburan malam seharusnya bisa lebih diperketat oleh pemda setempat.

"Pemerintah seharusnya melakukan pembatasan penjualan minuman, bahkan seharusnya minuman yang merusak kesehatan itu tidak mudah diperjualbelikan," kata dia.

Toha mengharapkan masyarakat menjaga kerukunan umat beragama termasuk pada saat Ramadan.

"Kami minta semua pihak berssama-sama menjaga kerukunan. Mereka yang tidak puasa tetap menghormati yang berpuasa dan sebaliknya," kata dia.
 


(Ant/CN19/SM Network)