• KANAL BERITA

Jalur Perlintasan, Kebumen Kaya Ragam Keris

KUKUHKAN PENGURUS: Plt Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz mengukuhkan Pengurus Perkumpulan Tosan Aji Brajabumi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen. (suaramerdeka.com/Supriyanto)
KUKUHKAN PENGURUS: Plt Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz mengukuhkan Pengurus Perkumpulan Tosan Aji Brajabumi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen. (suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Dalam sejarahnya, Kebumen menjadi jalur perlintasan. Pada jaman Sultan Agung, Kebumen yang waktu itu bernama Panjer dijadikan lumbung padi, pusat logistik serta basis militer pasukan Mataram saat akan menyerang Batavia. Tidak  heran jika Kebumen dilewati banyak keris dan pusaka.

Fakta sejarah itu meninggalkan keunikan tersendiri bagi khasanah peninggalan keris yang ada di kabupaten berslogan Beriman itu. Dibandingkan dengan daerah lain, Kebumen memiliki lebih banyak corak dan ragam keris. "Tidak heran jika perkumpulan pecinta keris yang ada di Kebumen lebih banyak memiliki beragam keris dibandingkan dengan daerah lain," ujar sesepuh pecinta keris dokter Bambang Gunawan SpOG saat pengukuhan Pengurus Perkumpulan Tosan Aji Brajabumi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, baru-baru ini.

Untuk itu, dokter yang didaulat sebagai Penasihat Pengurus Perkumpulan Tosan Aji Brajabumi itu menambahkan, dikukuhkannya perkumpulan tersebut memberi jalan untuk membangun moseum keris. Untuk tahapan yang dilakukan adalah mulai mendokumentasikan, mendaftar dan melakukan sertifikasi sehingga keris dari Kebumen bisa dipertanggungjawabkan.

"Besar harapan, perkumpulan ini tumbuh dengan baik dan menjadi perkumpulan istimewa karena dikenal dengan ciri keris dan keanekaragaman keris yang dimilikinya," ujar pendiri Alian Butterfly Park tersebut.

Adapun pengukuhan pengurus dilakukan oleh Plt Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz dengan ditandai dengan pengalungan samir terhadap 27 orang pengurus. Acara Dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI KRT Darori Wonodipuro, mantan Wakil Gubernur Jateng Rustriningsih, Dandim 0709 Kebumen Letkol Kav Suep serta puluhan budayawan dan seniman Kebumen. Pengukuhan dimeriahkan dengan pergelaran wayang kulit menampilkan  tiga dalang dengan membedah lakon Gatotkaca Kesuma Jaya.

Koleksi Lengkap

Ketua Umum Perkumpulan Tosan Aji Brajabumi, Ki Setyo Budi mengatakan, Perkumpulan Brajabumi merupakan wadah yang beranggotakan para pelestari dan pecinta tosan aji. Meski didirikan di Kebumen, perkumpulan ini menampung keanggotaan secara perorangan dari berbagai wilayah di Indonesia.

Koleksi para anggota termasuk lengkap. Ada Kudi Hyang dari Tataran Bumi Pasundan, Kujang dan Keris Pajajaran, Keris dan Tombak Cirebonan, Banyumas, Bagelen, Mataram Baru, Mataram Lama, Mangkunegaran, Sedayu, Tuban, Majapahit, Singosari. Tosan aji dari wilayah yang agak jauh misalnya dari Bali, Sumatera, atau Pedang Kompeni Belanda.

Perkumpulan Tosan Aji Brajabumi telah berbadan hukum. Yakni tercatat dengan Akta Notaris Nomor 50 Tanggal 23 Februari 2018 dan Surat Keputusan Mentri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0002643.AH.01.07 Tahun 2018 Tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Tosan Aji Brajabumi.

Ada hal yang berbeda pada Perkumpulan Barajabumi. Apabila kebanyakan paguyuban tosan aji di wilayah lain didirikan di sentra-sentra pembuatan tosan aji, atau minimal di tempat yang pada masa lampau ada tradisi tosan aji, tapi Brajabumi tidak. "Brajabumi lahir bukan di sentra pembuatan tapi di tengah  wilayah penyebaran tosan aji nusantara dari beberapa sentra pembuatan tosan aji itu sendiri," ujarnya. 


(Supriyanto/CN39/SM Network)