• KANAL BERITA

Pelaku Pembacokan, DPO Pengeroyokan

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti saat menunjukkan sejumlah barang bukti kasus pembacokan di Mapolres Pati, kemarin. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)
Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti saat menunjukkan sejumlah barang bukti kasus pembacokan di Mapolres Pati, kemarin. (suaramerdeka.com/Beni Dewa)

PATI, suaramerdeka.com - R alias Maman, pelaku pembacokan saat konvoi kelulusan di Kecamatan Gabus, terlibat dalam aksi kriminal sebelumnya dan masuk ke daftar pencarian orang (DPO) Satreskrim Polres Pati.

Kapolres Pati, AKBP Uri Nartanti, saat gelar perkara di Mapolres Pati, Senin (7/5) kemarin, mengatakan tahun kemarin tersangka sudah masuk dalam DPO terkait kasus pengeroyokan di Kecamatan Kayen.

‘’Memang kebetulan terduga pelaku pernah masuk DPO untuk kasus pengeroyokan di Kecamatan Kayen untuk kejadian satu tahun lalu,’’ terangnya.

Tersangka bukan pelajar melainkan pekerja buruh. Sedangkan saat kejadian itu dirinya diminta untuk mengamankan satu kelompok pelajar agar tidak diganggu kelompok lainnya.

‘’Oleh karena itu sebenarnya motifnya bukan karena aksi balas dendam ataupun permasalahan pada masa sebelumnya. Tapi kami melihat hanya karena untuk gagah-gagahan,’’ ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, petugas menemukan barang bukti yang menguatkan. Senjata tajam jenis parang yang digunakan dibuang, dan berhasil diketemukan anggota Polres Pati. ‘’Selain itu sejumlah pakaian yang digunakan saat kejadian juga diamankan,’’ ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu, pelaku bakal dijerat dengan pasal 351 kitab undang-undang hukum pidana (KUHP).

Sedangkan untuk kasus pengeroyokan yang telah menjadikannya DPO diketahui berdiri terpisah. ‘’Namun karena masih di bawah umur kami tetap mempedomani Undang-undang peradilan anak,’’ terangnya.


(Beni Dewa/CN40/SM Network)