• KANAL BERITA

Jelang Mudik, Seribuan Jembatan di Lintas Jabar Diperiksa

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com - Dinas Bina Marga Jabar menggelar pemeriksaan terhadap sekitar 1.900 jembatan baik berstatus nasional maupun provinsi menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2018.

Langkah itu tak terlepas dari runtuhnya Jembatan Babat-Widang yang menghubungkan Lamongan-Tuban, pertengahan April lalu. Mereka tak mau peristiwa serupa terjadi di saat masa puncak pergerakan kendaraan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Bina Marga Jabar, M Guntoro di sela-sela pembukaan PORPemprov 2018 dj Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Senin (7/5) kemarin.

"Dari 1.900 jembatan, itu beragam kelas dan panjangnya. Ada yang 25 meter, 50 meter, 100 meter, dan terpanjang 150 meter di ruas Majalengka-Cirebon, kita periksa semua," katanya.

Menurut dia, pemeriksaan dilakukan tak lama setelah kejadian di Jatim itu terjadi. Semua Balai Pengelolaan Jalan I-VI dikerahkan untuk memastikan kondisi jembatan tak bermasalah.

"Hampir 80 persen, sudah masuk laporannya. Kondisi jembatannya relatif tak ada yang serius. Di bawah 10 persen yang perlu penanganan sehingga jembatan sudah siap dilewati pada saat mudik," tandasnya.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dishub dan aparat kepolisian untuk melakukan pengaturan terhadap beban muatan. Diharapkan, truk-truk yang melintas tak membawa beban berlebih.

"Kalau truk membawa beban hingga dua kali lipat dari kemampuan angkutnya, dipastikan itu membuat rusak. Karena berdasarkan hitungan kami, kerusakan jalan dan jembatan itu 16 kali lebih cepat dari kondisi normal," katanya.


(Setiady Dwi/CN41/SM Network)