• KANAL BERITA

Relokasi, Pemkab Kulonprogo Siapkan 500 Relawan

Warga harus putar balik karena Jalan Daendels di wilayah (IPL) NYIA di Desa Glagah, Temon, Kulonprogo telah ditutup untuk kepentingan pembangunan NYIA, Senin (7/5). (Foto: suaramerdeka.com/Panuju Triangga)
Warga harus putar balik karena Jalan Daendels di wilayah (IPL) NYIA di Desa Glagah, Temon, Kulonprogo telah ditutup untuk kepentingan pembangunan NYIA, Senin (7/5). (Foto: suaramerdeka.com/Panuju Triangga)

KULONPROGO, suaramerdeka.com – Pemkab Kulonprogo menyiapkan sekitar 500 relawan untuk membentu pelaksanaan relokasi warga penolak yang masih bertahan di dalam wilayah Izin Penetapan Lokasi (IPL) pembangunan bandara New Togyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kulonprogo.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengungkapkan, relawan yang akan membantu relokasi untuk pengosongan lahan NYIA tersebut terdiri dari Satpol PP, Linmas, Taruna Siaga Bencana (Tagana), serta relawan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Para relawan telah dikumpulkan di Gedung Kaca Pemkab, Senin (7/5) untuk diberikan arahan bahwa proses relokasi dilakukan dengan pendekatan persuasif.

“Relawan ada dari Tagana, BPBD, Satpol, dan Linmas. Linmas saja se-Kulonprogo ada 4.000, tetapi untuk relawan yang siap untuk terjun ke lapangan 500 (orang) siap,” kata Hasto, Senin (7/5).

Dalam proses merelokasi warga, lanjut Hasto, pihaknya bekerjasama penuh dengan PT Angkasa Pura (AP) I, Polres, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hal itu dilakukan agar pelaksanaan relokasi bisa semaksimal mungkin dilakukan dengan memanusiakan warga. Ia pun mengapresiasi PT AP I yang mengakomodasi usulan Pemkab agar menyewakan rumah sementara untuk warga yang akan direlokasi.

“Kami sediakan rumah dulu untuk jaga-jaga. Jangan sampai nanti keluar dari tempat pindahnya terus terlantar, harus dipersiapkan,” katanya.

Dirut PT AP I, Faik Fahmi mengatakan, pada prinsipnya AP I sudah siap untuk pelaksanaan relokasi pengosongan lahan karena harus segera dilakukan proses pembangunan NYIA. Meski demikian, kapan waktu pelaksanaannya masih akan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait, termasuk kepolisian.
 


(Panuju Triangga/CN41/SM Network)