• KANAL BERITA

Penderita Katarak Tumbuh 0,1 Persen

Foto Istimewa
Foto Istimewa

SLEMAN, suaramerdeka.com - Jumlah penderita katarak cenderung mengalami tren penambahan. Ketua Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) DIY Prof Suhardjo mengungkapkan, penderita penyakit katarak pada suatu daerah tiap tahunnya tumbuh rata-rata 0,1 persen dari total penduduk.

Mayoritas disebabkan karena faktor usia. "Namun ada pula beberapa faktor pemicu lain seperti diabetes, merokok, infeksi rubella, dan kontak fisik atau kena pukulan pada bagian mata sehingga mempercepat proses katarak," kata Prof Suhardjo dalam acara bakti sosial operasi katarak gratis di RSUD Sleman, Minggu (6/5).

Penyakit ini, sambung dia, dapat diantisipasi dengan penerapan pola hidup sehat, dan kecukupan gizi seperti protein dan vitamin, serta menghindari rokok. Adapun kegiatan bakti sosial tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-102.

Operasi katarak gratis ini adalah kali ketiga yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kabid Pelayanan Medis RSUD Sleman drg Ike Senja Rahmadiyani menjelaskan, agenda baksos ini dilaksanakan selama dua hari yakni pada Sabtu (5/5) dan Minggu (6/5).

"Sabtu lalu, kami melakukan screening terhadap 119 pasien, dan hasilnya diperoleh 39 pasien yang lolos untuk ditindaklanjuti operasi," terangnya. Dalam pelaksanaan baksos operasi katarak ini dikerahkan 10 dokter spesialis mata dari RSUD Sleman dan Perdami.


(Amelia Hapsari/CN19/SM Network)