• KANAL BERITA

Tabrak Truk Parkir, Bapak-Anak Tewas

Kecelakaan yang melibatkan truk parkir di Jalan Pantura Desa Jatisari Kecamatan Sluke merenggut dua nyawa pemotor yaitu bapak dan anak. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Kecelakaan yang melibatkan truk parkir di Jalan Pantura Desa Jatisari Kecamatan Sluke merenggut dua nyawa pemotor yaitu bapak dan anak. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com – Kecelakaan maut yang merengut korban jiwa dengan melibatkan truk parkir, kembali terjadi di Pantura Rembang. Kali ini, kejadian yang menewaskan bapak dan anak sekaligus, terjadi di Jalan Pantura Trahan Sluke, Sabtu (5/5) pukul 15.30 WIB.

Korban tewas adalah Kanip (33) dan Lintang Bagas Satria (12), bapak serta anak warga Rt 1 Rw 4 Desa Bendo Kecamatan Sluke. Sang bapak tewas di lokasi kejadian, sedangkan anaknya tak tertolong setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Sluke.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Satlantas Polres Rembang, kecelakaan bermula saat kedua korban berboncengan sepeda motor Honda Virza Nopol K 5709 MM menuju arah Semarang. Saat sampai di lokasi kejadian, diduga sepeda motor yang dikendarai korban tiba-tiba oleng ke kiri hingga keluar dari badan jalan. Nahas, tepat di tepi jalan sisi selatan sebuah truk Fuso Nopol E 8449 C yang dikendarai Budi Utomo (49), sedang berhenti parkir.

Akibatnya, tanpa bisa dielakan, sepeda motor korban menabrak dengan keras bak bagian belakang truk tersebut. Kanip mengalami luka parah pada bagian kepada dan dada, sehingga tewas di lokasi. Sedangkan sang anak tewas di Puskesmas lantaran mengalami luka di kepala leher dan pipi.

“Betul korban meninggal dunia bapak dan anak. Truk parkir di bahu jalan sisi selatan. Kami masih mendalami kasus ini, nanti kalau sudah jelas kami infokan kepada rekan media,” terang Kanit Laka Satlantas Polres Rembang, Ipda Ryan Mitha Pangesty.

Tergolong Darurat

Keberadaan truk parkir liar di bahu jalan di Pantura Rembang belakangan memang tergolong darurat. Hampir di sepanjang Pantura Kaliori hingga Sarang, banyak bercokol truk parkir liar di bahu jalan yang membahayakan pengendara.

Satlantas mencatat, dalam kurun 1 April sampai 6 Mei 2018, ada tiga kasus kecelakaan yang melibatkan truk parkir. Kasus tersebut terjadi di Pantura Jatisari dan Trahan Sluke serta Temperak Sarang. Tiga kasus tersebut membuat dua nyawa melayang sia-sia.

Aparat terkait sejauh ini terbilang kurang berhasil mengatasi keberadaan parkir liar di sepanjang Pantura. Indikatornya adalah meski pun razia sudah kerap dilakukan, para pengendara tak kapok melakukan parkir di bahu jalan. Hal itu diperparah dengan batalnya Pemkab Rembang menerapkan gembok di tempat bagi truk parkir liar di semester pertama 2018.

Atas kondisi itu, Mitha berharap, semua pengendara yang melintas di Pantura Rembang lebih waspada dan hati-hati. Jika merasa lelah dan tidak mampu melanjutkan perjalanan, pengendara harus berisitirahat dan memilih tempat yang aman.

“Kami imbau seluruh pengendara mentaati peraturan yang ada. Cek secara berkala kendaraan sebelum berkendara, gunakan sabuk pengaman atau helm yang standar untuk kendaraan roda dua,” tandasnya.


(Ilyas al-Musthofa/CN40/SM Network)