• KANAL BERITA

Sehari, Tiga Orang Bunuh Diri

foto ilustrasi - istimewa
foto ilustrasi - istimewa

SRAGEN, suaramerdeka.com - Dalam sehari, tiga lelaki mengakhiri hidupnya dengan gantung diri pada Sabtu (5/5). Peristiwa itu terjadi di tiga kecamatan terpisah, namun waktunya hampir bersamaan. Yakni di Kecamatan Sragen, Karangmalang, dan Gesi. 

Identitas korban bunuh diri di Sragen, Sulistiyono Priyambodo (38),  warga Desa Slarang, RT 1 RW 5, Kecamatan Kasugihan, Kabupaten Cilacap. Korban ditemukan tewas pukul 15.00 WIB di salah satu hotel di Sragen.  Lalu, Timin (55), warga Dukuh Pucung RT 23, Desa Jurangjero Kecamatan Karangmalang, ditemukan tewas gantung diri pukul 16.00 WIB. Kemudian Tukiran (75), warga Dukuh Balak RT 17 RW 04, Desa Blangu, Kecamatan Gesi, ditemukan tewas pukul 17.15 WIB.

Kasubag Humas, AKP Muryati, mewakili Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman, menyampaikan tiga kejadian bunuh diri waktunya hampir bersamaan. Pihak kepolisian menyatakan, modus melakukan bunuh diri ada kemiripan. Yakni terkait masalah pribadi dan sudah berusia lanjut. 

Mereka memiliki masalah kesehatan menahun yang tidak kunjung sembuh. "Korban sudah diserahkan pada pihak keluarga,  dan dimakamkan, tidak ada tanda tanda penganiayaan pada tubuh para korban," terangnya.

Kapolsek Karangmalang, AKP Mujiono, mewakili Kapolres AKBP Arif Budiman mengatakan, dari riwayat korban, Timin memang mengalami depresi mempunyai sakit menahun. Kapolsek menuturkan, akibat sakitnya itu, korban sebelumnya sudah pernah mencoba bunuh diri dengan menggantung diri.

Korban Depresi

Akan tetapi aksinya itu gagal terlaksana karena dipergoki oleh keluarga. Kapolsek Gesi, AKP Abdul Halik mengatakan, dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban Tukiran.

Hasil visum petugas medis menunjukkan tak ada bekas kekerasan. ‘’Korban murni meninggal dengan menggantung. Keluarga juga sudah ikhlas menerima sebagai musibah. Pemicunya diduga karena depresi sakit menahun tak kunjung sembuh,’’ jelas AKP Abdul Halik.

Sementara Kapolsek Sragen Kota, AKP Suseno, yang meninjau lokasi bunuh diri warga Cilacap di salah satu penginapan di Sragen menyampaikan korban datang pada Jumat siang sekitar pukul 14.00 WIB. Lantas korban tidak kunjung keluar kamar saat waktu chek out.

Saat petugas hotel mengintip dari jendela dan diketahui korban sudah meninggal dengan cara menggantung. "Korban diduga sudah membawa masalah pribadi sejak datang. Lantas ini sudah ditangani anggota dan kami juga berkomunikasi dengan polres Cilacap," tandasnya. 

Sebelumnya, Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman menyampaikan, kasus bunuh diri menjadi bahan evaluasi semua pihak. Bagaimana menekan angka tersebut dengan memberi kekuatan mental dan spiritual masyarakat Sragen.

‘’Hal ini menjadi salah satu kosen kita terkait tingkat ketahanan hidup. sama-sama kita bangun, kembangkan mental tahan godaan bunuh diri,’’ kata Kapolres. 


(Basuni Hariwoto/CN40/SM Network)