• KANAL BERITA

Layani Umrah dan Haji, Kertajati Diperkenalkan Ke Operator

Foto: Antara
Foto: Antara

BANDUNG, suaramerdeka.com - Bandara Kertajati, Majalengka yang diproyeksikan melayani penerbangan umrah dan haji,  diperkenalkan kepada sekitar 150 operator perjalanan ke Tanah Suci.

"Kehadiran Bandara Kertajati ini diharapkan dapat menekan kepadatan di Bandara Sukarno-Hatta sekaligus mendukung kemudahan transportasi masyarakat yang hendak umroh maupun haji ke Arab Saudi," kata Dirut Bandara Internasional Jabar (BIJB), Virda Dimas Ekaputra dalam keterangannya, Minggu.

Virda di hadapan operator haji dan umrah menegaskan bahwa dari sisi fasilitas, Bandara Kertajati sudah cukup memadai untuk melayani penerbangan tersebut. Di antaranya berupa kehadiran lounge haji dan umroh seluas 1.300 meter persegi yang berada di area lantai tiga. 

Begitu juga dengan panjangnya landasan pacu yang saat ini masih diangka 2.500 meter. Dengan panjang tersebut maskapai seperti Garuda Indonesia menawarkan pesawat Boeing 737 sebagai penyesuaian terhadap runway yang ada.

"‎‎Area terminal sudah sangat siap. Tapi kalau terbang menggunakan Boeing 777 atau Airbus, ada yang namanya technical landing. Kalau 777 itu harus ke Soekarno-Hatta mengisi bahan bakar. Kalau Airbus itu bisa (transit) ke Padang atau Batam," katanya.

Khusus haji, pihaknya masih menanti sinyal Kementerian Agama selaku pemilik otoritas untuk pelayanan penerbangan haji 2018. Di luar itu, BIJB sudah melakukan kerja sama strategis Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Azis Madinnah.

Wakil Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia‎ (Keshuri) Jabar Yunan Akmal menyambut baik hadirnya Bandara Kertajati yang akan bisa melayani penerbangan haji dan umroh. Secara jarak pun terjangkau.

"Jadi tak perlu ke Jakarta lagi yang sudah sangat macet dan padat untuk melayani penerbangan internasional," katanya. "Karena kalau dari Bandung lebih dekat ke Kertajati. Kalau Jakarta empat sampai jam. Jadi ini memudahkan proses keberangkatan tadi," imbuh operator lainnya, Rizaldy Latief.


(Setiady Dwi/CN41/SM Network)