• KANAL BERITA

Angkasa Pura I Siapkan Relokasi Warga Penolak Bandara NYIA

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

KULONPROGO, suaramerdeka.com – PT Angkasa Pura (AP) I maupun Pemkab Kulonprogo telah menyiapkan secara detail langkah untuk merelokasi warga penolak yang masih tetap bertahan di dalam wilayah Izin Penetapan Lokasi (IPL) pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kulonprogo. Relokasi untuk penuntasan pengosongan lahan NYIA itu rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Direktur Hubungan Internasional dan Pengembangan Usaha PT AP I, Sardjono Jhonny Tjitrokusumo mengungkapkan, penuntasan pengosongan lahan NYIA akan dilakukan dengan merelokasi warga yang masih bertahan di dalam IPL.

Dalam pelaksanaannya, Komnas HAM telah memberikan rambu-rambu agar pelaksanaannya harus sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku.

Sejauh ini, upaya-upaya yang dilakukan PT AP I merupakan langkah persuasif. Upaya relokasi warga yang akan dilakukan juga merupakan langkah persuasif dengan menyiapkan rumah tinggal sementara di luar IPL.

“Merelokasi juga merupakan bagian dari persuasif, kami tidak menggunakan cara-cara yang menyakitkan masyarakat, kami cari cara yang baik yang masyarakat bisa memahami,” kaa Jhonny kepada wartawan, Jumat (4/5) petang.

Juru Bicara Proyek Pembangunan NYIA PT AP I, Agus Pandu Purnama mengungkapkan, saat ini masih ada 32 rumah yang dihuni 37 keluarga (KK) yang bertahan di dalam IPL bandara. Menurutnya, PT AP I sudah mendata dan dari jumlah itu, ada 20 KK yang sama sekali belum memiliki rumah bila pindah. Oleh karena itu PT AP I menyewakan 20 rumah di luar IPL untuk merelokasi 20 KK tersebut.

Adapun 17 KK lainnya sudah memiliki rumah atau keluarga di luar IPL sehingga akan dipindahkan ke rumahnya. PT AP I juga menyiapkan truk untuk mengangkut barang-barang untuk dibawa ke rumah tempat relokasi.


(Panuju Triangga/CN41/SM Network)