• KANAL BERITA

Bupati Ingatkan Pengelola Jip Wisata

Foto: Blog Lavatour
Foto: Blog Lavatour

SLEMAN, suaramerdeka.com - Wisata menggunakan transportasi jip belakangan menjadi tren yang digemari masyarakat. Pelaku wisata di Kabupaten Sleman pun mulai banyak yang mengembangkannya antara lain di lava tour Merapi, dan Tebing Breksi.

Menurut Bupati Sri Purnomo, keberadaan destinasi jip wisata turut memberikan kontribusi terhadap pariwisata. Sepanjang tahun 2017, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sleman mencapai 7,2 juta orang. Tahun ini ditargetkan sebanyak 8 juta wisatawan. "Kunjungan 7,2 juta wisatawan itu adalah angka yang tidak sedikit. Salah satunya disumbang dari kontribusi jip wisata," kata Sri, kemarin.

Untuk terus mempertahankan minat wisatawan, dia mengingatkan kepada pengelola jip wisata supaya memperhatikan standarisasi laik jalan. Komunitas harus selalu mengingatkan anggotanya agar insiden kecelakaan yang  melibatkan jip wisata tidak lagi terulang.

"Jangan sampai karena laris, kondisi kendaraan malah tidak diperhatikan. Skill sopir juga harus dinilai khususnya yang masih pemula, apakah suka kebut-kebutan atau tidak," ujarnya.

Bupati juga menginstruksikan kepada jajaran Dinas Pariwisata (Dispar) untuk melakukan pembinaan rutin kepada pengelola jip wisata, dan menerjunkan staf ke lapangan. Jika mendapati sopir jip wisata menyetir ugal-ugalan, petugas lapangan diminta mencatat nomer plat kendaraannya kemudian memanggil ketua komunitas bersangkutan.

Berdasar laporan yang dia terima, jumlah kendaraan jip wisata yang beroperasi saat ini sebanyak 870 unit. Mereka berdiri dibawah naungan 30 pengelola terdiri dari 29 paguyuban di Kaliurang dan Kaliadem, dan 1 koperasi di Breksi.

"Nanti juga ditentukan track yang boleh dilalui tapi sebelumnya akan dilakukan mitigasi dengan pengecekan bersama oleh Dispar, Dishub, dan polsek," kata Sri.


(Amelia Hapsari/CN41/SM Network)