• KANAL BERITA

Petani Meteseh Panen Padi

PANEN PADI: Petani dibantu anggota Polsek Boja, Koramil Boja, dan Kodim Kendal melakukan panen padi di lahan di Desa Meteseh, Boja. (Foto: suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)
PANEN PADI: Petani dibantu anggota Polsek Boja, Koramil Boja, dan Kodim Kendal melakukan panen padi di lahan di Desa Meteseh, Boja. (Foto: suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)

BOJA, suaramerdeka.com – Petani di Desa Meteseh, Kecamatan Boja, melakukan panen padi, Minggu (6/5). Selain petani, pelaksanaan panen dibantu anggota Polsek Boja, Koramil Boja, dan Kodim Kendal. Panen dilakukan di atas tanah seluas kurang lebih satu hektar.

Salah satu petani, Sakban, mengatakan, padi tersebut ia tanam pada awal Februari. Ia mengatakan, ketika menanam menghabiskan 25 kilogram bibit padi dan hasilnya ia perkirakan mencapai sembilan ton. ‘’Jenis padi yang saya tanam IR 64. Selama proses tanam, padi ini jarang terkena serangan hama seperti wereng, tikus, keong, maupun burung emprit,’’ kata dia.

Dirinya mengaku, menggunakan pupuk cair super power dan super top, sehingga hasilnya bisa maksimal. Menurutnya, pupuk cair tersebut, juga baik untuk kondisi tanah. ‘’Tanah menjadi gembur dan mudah ditanami padi,’’ jelasnya.

Produsen pupuk Super Power, Bagas Riyadi, mengklaim cairan tersebut mampu meningkatkan meningkatkan produksi panen, mempercepat pertumbuhan tanaman, menggemburkan tanah, serta meningkatkan daya tahan terhadap serangan hama dan mengurangi serangan hama tikus dan burung. ‘’Penggunaannya cukup disemprotkan satu minggu sekali dan dihentikan satu pekan sebelum panen,’’ terang dia


(Rosyid Ridho/CN41/SM Network)