• KANAL BERITA

Permen PPPA tentang Industri Rumahan Akan Direview

Foto: Kemen PPPA
Foto: Kemen PPPA

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kegiatan Evaluasi Pelaksanaan Industri Rumahan (IR) Tahun 2018 yang diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) telah dilangsungkan di Yogyakarta.

Kegiatan diisi dengan paparan narasumber dari sejumlah Kementerian/Lembaga (K/L) dan diskusi kelompok per provinsi untuk penyusunan rekomendasi perubahan replikasi model pengembangan IR dengan metode dialog warga.

Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Ekonomi, Kemen PPPA, Eko Novi Ariyanti menjelaskan, Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pembangunan Industri Rumahan Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga Melalui Pemberdayaan Perempuan akan direvisi sesuai dengan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

"Mengingat Permen PPPA tentang Industri Rumahan ini belum mengakomodir kewenangan pemerintah pusat dan daerah, maka dilakukan review melalui 5 jenis layanan, yakni memberikan informasi terhadap sumber daya usaha ekonomi produktif, pendidikan dan pelatihan, pemberian sarana prasarana/pelatihan, pendampingan, dan pemasaran,” tegas Eko Novi.  

Sementara itu, Kasubdit Usaha Nelayan, Direktorat Perizinan dan Kenelayanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Novia Tri Rahmawati memaparkan, pihaknya menggandeng Kemen PPPA dalam peningkatan efektivitas pengarusutamaan gender di bidang kelautan dan perikanan.

"Pada 2018, kami dan Kemen PPPA akan menyasar program IR di 6 kabupaten/kota, yakni Kab. Bangka Tengah, Kab. Rembang, Kab. Kendal, Kab. Lampung Timur, Kab. Natuna, dan Kota Ternate untuk kurang lebih 600 perempuan nelayan,” ungkap Novia.


(Kemen PPPA/CN41/SM Network)