• KANAL BERITA

85 Desa Prima di Yogyakarta Tingkatkan Produktivitas Perempuan

Foto: Kemen PPPA
Foto: Kemen PPPA

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menggelar Evaluasi Pelaksanaan Industri Rumahan (IR) Tahun 2018, 3 – 5 Mei 2018 di Yogyakarta.

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat DI Yogyakarta, Arida Oetami saat memberikan sambutan penutupan menyebutkan program Desa Prima  (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) di Yogyakarta untuk meningkatkan produktivitas ekonomi perempuan.

Berawal dari pilot project di 5 desa pada 2008 yang difasilitasi oleh Kemen PPPA, hingga kini telah berkembang menjadi 85 Desa Prima.

"Beberapa hal kami lakukan untuk pengembangan IR, seperti pelatihan, pendampingan, bantuan permodalan, dan menjalin kerjasama atau membangun jejaring dengan pelaku usaha yang telah berhasil untuk membina, membagikan pengalaman, memberikan masukan bagi pengembangan usaha, hingga membantu pemasaran produk pelaku IR,” tutur Arida.

Meski demikian ia mengaku masih menemui sejumlah kendala, di antaranya koordinasi antarstakeholder yang belum maksimal dan kesulitan mengubah mindset masyarakat, terutama pelaku IR untuk meningkatkan motivasi mengembangkan usaha mereka.

“Oleh karena itu, saya berharap Program IR yang diinisiasi oleh Kemen PPPA dapat direplikasi dan dikembangkan di daerah untuk memutus mata rantai kemiskinan kaum perempuan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ke depan, kami akan mengupayakan usaha kelompok perempuan yang ada di desa agar masuk menjadi salah satu bagian Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dikelola oleh perempuan,” harap Arida.


(Kemen PPPA/CN41/SM Network)