• KANAL BERITA

Promosi Wisata, Pemkot Magelang Gelar Kegiatan Sepeda Sehat

Foto Istimewa
Foto Istimewa

MAGELANG, suaramerdeka.com - Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, menggelar kegiatan sepeda sehat dalam rangka mempromosikan berbagai objek wisata setempat, yang diikuti sedikitnya tujuh ribu orang, Minggu (6/5) pagi. Kegiatan sepeda sehat itu juga merupakan rangkaian perayaan Hari Jadi Ke-1112 Kota Magelang.

Peserta memulai kegiatan sepeda sehat dari halaman Kantor Pemkot Magelang melewati Jalan Sarwo Edi Wibowo-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Ikhlas-Jalan Tentara Pelajar-Jalan Yos Sudarso-Jalan Pahlawan-Jalan Kapten Suparman.

Selain itu, peserta juga melewati sepanjang tepi Kali Bening-Meteseh-Jalan Senopati-Cawang-Jalan Gatot Subroto-Jalan Sarwo Edi Wiboo dan kembali ke halaman kantor pemkot setempat.

Ketua Panitia Sepeda Sehat Hari Jadi Ke-1112 Kota Magelang Suryantoro mengatakan peserta sepeda sehat yang warga setempat dan dari luar daerah itu menempuh jarak sekitar 16 kilometer.

Pihaknya menargetkan peserta berjumlah sekitar empat ribu orang, akan tetapi hingga waktu pendaftaran pada Jumat (5/5) sudah mencapai antara enam hingga tujuh ribu orang.

"Sepeda sehat selain mengolahragakan masyarakat juga mempromosikan kepariwisataan Kota Magelang. Peserta melewati berbagai tempat wisata di kota ini," katanya.

Selain itu, katanya, peserta sepeda sehat juga menikmati keindahan, kerapian, dan kebersihan Kota Magelang yang juga dikenal sebagai "Kota Sejuta Bunga" itu.

Peserta sepeda sehat berkesempatan mendapatkan undian berhadiah, seperti kulkas, televisi, mesin cuci, sepeda gunung, sedangkan hadiah utama berupa dua sepeda motor.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengapresiasi kegiatan sepeda sehat. Pada kesempatan itu, ia bersama para pejabat setempat lainnya juga menjajal rute sepeda sehat tersebut.

"Banyak peserta yang ikut dalam sepeda sehat ini. Saya dengar ada yang dari luar daerah, seperti dari Banjarnegara, Kebumen, Yogyakarta, Cilacap, dan lainnya," ujarnya.

Hingga saat ini, kegiatan bersepeda menjadi tren warga setempat. Mereka secara berkelompok maupun individu, terutama saat hari libur, melakukan kegiatan bersepeda.


(Ant/CN19/SM Network)