• KANAL BERITA

Parade Budaya Semarakkan Deklarasi Tim Ganjar-Yasin

SAPU LIDI: Ganjar Pranowo membawa sapu lidi pemberian dari parpol pengusung sebagai simbol pengumpulan biting (suara) pada Pilkada 27 Juni mendatang, Sabtu malam (5/5). (Foto suaramerdeka.com/Eko Priyono)
SAPU LIDI: Ganjar Pranowo membawa sapu lidi pemberian dari parpol pengusung sebagai simbol pengumpulan biting (suara) pada Pilkada 27 Juni mendatang, Sabtu malam (5/5). (Foto suaramerdeka.com/Eko Priyono)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Parade Budaya Kebangsaan menyemarakan deklarasi Tim Sukses Ganjar - Taj Yasin tingkat Kabupaten Magelang di Lapangan Pasturan, Muntilan, Kabupaten Magelang, Sabtu (5/5). Acara yang dimulai Sabtu pagi (5/5) menampilkan sejumlah kesenian tradisional Topeng Ireng, Jathilan, Kuda Lumping, Reog, Brodut, Soreng, Kubro Siswo, Grasakan, dilanjutkan pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Warseno Slank dengan bintang tamu Yati Pesek dan Marwoto.

Ganjar Pranowo yang tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 disambut ribuan warga yang memadati lapangan. Hadir pula ketua partai pengusung yang terdiri PDI Perjuangan, PPP, Partai Demokrat, Partai Nasdem dan Partai Golkar. Seremoni malam itu diwarnai penyerahan sapu lidi dari masing-masing ketua partai kepada Ganjar.

Ganjar dalam kesempatan itu berterima kasih diberi sapu lidi. Dikatakan, sapu kalau dipakai untuk membersihkan, maka tempat kita akan bersih. ''Maka sapu ini yang akan saya pakai untuk membersihkan segala perilaku korupsi,'' katanya.

Manfaat lain, sapu sebagai simbol seseorang tidak bisa berjalan sendiri tetapi harus bergotong royong dengan kesamaan batin, mental, sosial, jiwa dan raga. Filosofinya, mereka juga akan mengikatkan diri dalam NKRI. ''Satu suara yang diikat akan menjadi banyak dan akan menjadi kekuatan. Bulatkan hati dengan tekad agar menjadi cermin suara yang ada di Kabupaten Magelang,'' tandasnya.

Ganjar Pranowo sebelum meninggalkan tempat deklarasi memberikan anak wayang kepada dalang Ki Warseno Slank untuk menghibur rakyat. ''Saya minta dalang agar memberikan filosofi sapu lidi agar rakyat tetap semangat dan menjaga NKRI,'' katanya.

Ketua Tim Pemenangan Ganjar-Yasin Kabupaten Magelang, Sariyan Adiyanto, mengatakan bahwa yang hadir dalam acara malam itu pengurus partai dari tingkat kecamatan sampai ranting. Serta kalangan lintas etnis, agama, golongan, relawan, dan santri gayeng. ''Kami sepakat bahwa NKRI harga mati dan saya berharap pada 27 Juni besok Ganjar-Yasin terpilih mengawal keberagaman, tetap menjaga NKRI, dan Pancasila menjadi ideologinya,'' katanya.

Sementara itu ketika ditemui usai acara seremoni, Sariyan Adiyanto mengatakan bahwa target perolehan suara Ganjar-Yasin di Kabupaten Magelang minimal 58 persen. Angka itu  dari kekuatan partai pengusung. Namun melihat antusias masyarakat dan dari berbagai acara kemasyarakatan yang diikuti, menurut dia, perolehannya bisa naik menjadi 60 persen.


(Eko Priyono/CN19/SM Network)