• KANAL BERITA

Toleransi Antar Umat, Tokoh Lintas Agama Kunjungi Masjid Agung dan Kelenteng Solo

Tokoh lintas agama dan agamawan muda saat kunjungan ke Kelenteng Jagalan, Lithang Gerbang Kabajikan, Kota Solo. (SM /Asep Abdullah )
Tokoh lintas agama dan agamawan muda saat kunjungan ke Kelenteng Jagalan, Lithang Gerbang Kabajikan, Kota Solo. (SM /Asep Abdullah )

SOLO, suaramerdeka.com - Puluhan orang dari tokoh lintas agama dan agamawan muda mengunjungi Masjid Agung dan Kelenteng Jagalan, Lithang Gerbang Kabajikan, Kota Solo, Sabtu (5/5).

Kunjungan itu dipimpin Ketua Lembaga Studi Islam dan Perdamaian (LSIP) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Zainul Abas dan Direktur Dialogue Center Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, Zainuddin.

Saat tiba di Kelenteng Jagalan rombongan diterima Ketua Majelis Agama Khonghucu Indonesia (Makin) Solo, Hendri dan tokoh Konghucu, Adjie Chandra. Sementara di Masjid Agung Solo diterima Ketua Takmir, KH Muhtarom.

Ketua LSIP IAIN Surakarta, Zainul Abas menuturkan, kedatangan ke kelenteng yang berada di Jalan Drs. Yap Tjwan Bing, Kecamatan Jebres dan Masjid Agung Solo, di Kecamatan Pasarkliwon itu, sebagai wujud penguatan komunikasi dan pengenalan lebih dalam antar penganut agama. Apalagi banyak diantara rombongan adalah agamawam muda dari berbagai lintas agama.

"Acara pada sesi ini sangat berguna dan bermanfaat bagi agaman muda serta penguatan toleransi. Sementara yang kita kunjungi kelenteng dan masjid. Nanti akan roadshow ke semua tempat ibadah dan siaturahmi dengan semua tokoh lintas agama," tuturnya.

Ketua Takmir Masjid Agung Solo, KH Muhtarom menyambut baik dengan kunjungan tokoh lintas agama yang diinisiasi LSIP IAIN Surakarta, Dialogue Center UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Mission 21 Basel Switzerland. Dengan kedatangan tokoh lintas agama dan agamawan muda, menjadi menguatkan kebersamaan.

"Kita semua harus senantiasa berusaha membangun kerukunan yang ada di dalam masyarakat majemuk. Kami mengapresiasi dengan kedatangan para tokoh lintas agama dan agamawan muda di Solo Raya," jelasnya.


(Asep Abdullah/CN34/SM Network)