• KANAL BERITA

Gurauan Bom Picu Tertundanya Penerbangan Lion Air JT 787

foto: istimewa
foto: istimewa

MAKASAR, suaramerdeka.com - Hati-hati jika bergurau atau memberikan informasi palsu. Seperti peristiwa yang terjadi di Bandara Hasanudin, Makasar, Sabtu (5/5). Penerbangan pesawat Lion Air JT 787, rute Makasar-Surabaya terpaksa ditunda hingga satu jam. Penyebabnya, adanya informasi ancaman bom dari salah satu penumpang wanita yang akan naik ke pesawat itu. 

Wanita berinisial ST itu mengaku, ada bom di dalam barang bawaannya. "ST mengaku ke salah satu awak kabin, tentang bom di dalam barang bawaannya, saat akan dimasukkan ke kompartemen kabin," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro. 

Untuk alasan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, pilot beserta seluruh kru berkoordinasi dalam menjalankan tindakan menurut standar penanganan ancaman bom. Kemudian dilakukan pengecekan ulang (screening) pada pesawat dengan penumpang 207 orang dewasa, tiga anak-anak dan empat bayi, serta semua barang bawaan dan kargo.

"Dengan kerja sama yang baik antara kru pesawat, petugas layanan di darat dan petugas keamanan bandar udara proses pemeriksaan diselesaikan secara tepat dan benar. Hasilnya tidak ditemukan barang bukti berupa bom dan benda lain yang mencurigakan," ujarnya.

Pesawat akhirnya dapat diterbangkan dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) menuju Bandar Udara Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB), dengan jadwal terbaru pada pukul 18.55 WITA dari jadwal semula pukul 17.35 WITA. Kemudian mendarat di Juanda pada 19.30 WIB.

Sedangkan Lion Air telah menyerahkan ST ke avsec Angkasa Pura I cabang Makassar beserta pihak berwenang guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.


 


(Viva/CN40/SM Network)