• KANAL BERITA

Setya Novanto Resmi Dieksekusi ke Sukamiskin

Foto:  Setnov setibanya di Lapas Sukamiskin Bandung, Jumat (4/5). suaramerdeka.com/dok
Foto: Setnov setibanya di Lapas Sukamiskin Bandung, Jumat (4/5). suaramerdeka.com/dok

BANDUNG, suaramerdeka.com - Terpidana 15 tahun kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto resmi dieksekusi guna menjalani masa hukumannya di Lapas Sukamiskin, Jumat (4/5). Dia tiba di Lapas di timur Kota Bandung itu sekitar Pukul 16.48 Wib dengan mobil tahanan KPK. Dia tampil santai dengan mengenakan jaket dan kaos berwarna gelap.

Kendaraan yang membawa Setnov tak langsung masuk ke dalam. Mantan Ketua DPR itu didrop tepat di gerbang utama Lapas peninggalan kolonial itu. Setnov pun sempat meladeni pertanyaan awak media yang sudah menunggunya. Eks Ketua Umum Partai Golkar itu menyatakan dirinya dalam kondisi sehat.

Dia tak berkomentar banyak apalagi menyangkut kasusnya. Setnov hanya menegaskan kesiapannya menjalani hukuman yang telah dijatuhkan.Istilah dia yang sebelumnya menjalani penahanan di Rutan KPK, adalah dari kost-kostan pindah ke pesantren. Di luar itu, dirinya ingin memanfaatkan kesempatan itu berdiam diri sejenak.

"Saya cooling down dulu. Sekarang saya akan ketemu teman-teman, doakan supaya kuat," katanya. Dia pun menegaskan akan bersikap kooperatif dengan KPK terkait dengan kasus korupsi e-KTP. 

"Pada saatnya nanti saya menghadiri saksi-saksi lainnya dalam kasus e-KTP. Karena masih banyak juga hal-hal yang masih perlu disampaikan nanti," katanya.

Apakah akan menjadi justice colaborator dalam kasus mega proyek tersebut? "Itu saya serahkan ke KPK," tandasnya sambil memasuki gerbang Lapas Sukamiskin. Pengacara Setnov, Firman Wijaya menyatakan bahwa kliennya sudah menyampaikan semua informasi, termasuk kemungkinan tersangka baru dalam kasus itu.

"Sudah diinformasikan ke saya. Karena ini kan (kasus) warisan masa lalu, jangan semua ditimpakan ke Setnov semua," tandasnya.

Dalam menjalani eksekusi itu, selain pengacaranya, Setnov juga didampingi istrinya, Deisti Astriani Tagor yang sudah lebih dulu berada di dalam sebelum kedatangannya.

Sebelum menuju sel, Setnov menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Dia juga untuk sementara menjalani masa pengenalan lingkungan sebelum berbaur dengan napi lainnya.

"Kita tempatkan dulu di blok utara, sambil menjalani masa orientasi, pengenalan lingkungan selama 6 hari. Berdasarkan pemeriksaan sehat, semoga bisa ikhlas menjalani hukuman selama di sini," kata Kalapas Wahid Husein.

Di Lapas tersebut, Setnov akan bergaul dengan terpidana kasus korupsi e-KTP lainnya seperti Irman dan Sugiharto, pejabat Kemendagri yang juga divonis 15 tahun penjara. Di luar itu, Setnov bakal bertemu dengan terpidana kasus wisma atlet Nazaruddin yang juga merupakan justice collaborator sejumlah kasus yang ditangani KPK.


(Setiady Dwi/CN42/SM Network)