• KANAL BERITA

Pengerjaan Jalan Provinsi di Rembang Molor

Foto: Proyek peningkatan jalan provinsi di Ruas Lasem-Sale, tepatnya di Desa Bangunrejo Kecamatan Pamotan belum juga dikerjakan meskipun sudah ada tanda tangan kontrak. suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa
Foto: Proyek peningkatan jalan provinsi di Ruas Lasem-Sale, tepatnya di Desa Bangunrejo Kecamatan Pamotan belum juga dikerjakan meskipun sudah ada tanda tangan kontrak. suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa

REMBANG, suaramerdeka.com – Pengerjaan jalan provinsi Ruas Lasem-Sale, tepatnya di Desa Bangunrejo Kecamatan pamotan molor. Semestinya proyek senilai Rp 5,7 miliar itu sudah harus dimulai pengerjaannya pada 14 Maret 2018.

Namun, sampai dengan Jumat (4/5) kemarin proyek yang dikerjakan oleh PT Aditama Manunggal tak kunjung dimulai. Artinya ada keterlambatan dimulainya pengerjaan proyek hingga hampir dua bulan.

Kondisi ini banyak disayangkan warga, terutama pengguna jalan. Pasalnya, lokasi jalan yang akan diperbaiki saat ini kondisinya sudah banyak berlubang. Selain itu, banyaknya permukaan jalan yang mengelupas menimbulkan debu bertebaran saat dilalui kendaraan berat.

Seorang pengendara asal Pamotan, Ahmad Junaedi mengatakan, titik kerusakan parah terjadi di kawasan deretan pabrik pemecah batu. Di lokasi tersebut sudah tidak ada lagi aspal yang menempel jalan.

“Bisa dilihat, kondisi jalan di depan pabrik pemecah batu hanya berupa kerikil dan pasir. Saat kemarau seperti sekarang sudah pasti berdebu. Apalagi, di sepanjang lokasi itu ada beberapa pabrik pemecah batu yang beroperasi setiap hari. volume debu lebih banyak,” kata dia.

Ia berharap, kalau memang jalan akan diperbaiki bisa dilakukan secepatnya. Apalagi, sebagaimana informasi pada papan proyek, seharusnya pekerjaan sudah harus dimulai pada 14 Maret yang lalu.

Sementara itu, Kepala Bina Marga Jateng Wilayah Pati, Rudi Wijiasmanto mengakui kontraktor penyedia jasa terlambat melakukan pengerjaan. Jumat kemarin, tahapan pengerjaan baru memasuki penyiapan lahan.

Menurut Rudi, rencananya pada pelaksanaan arus mudik 2018 progres pengerjaan jalan sudah mencapai 300 meter. Target pengerjaannya jalan di lokasi itu secara keseluruhan yang sudah ditetapkan adalah 1,1 kilometer.

“Jalan akan dibeton, dan pada lebaran mendatang rencananya sudah mencapai 300 meter. Kontraktor terlambat karena alatnya rusak. Tetapi, hari ini (kemarin-red) sudah ada kegiatan di lapangan,” terangnya. 


(Ilyas al-Musthofa/CN42/SM Network)