• KANAL BERITA

Unwidha Siap Bertanggungjawab Atas Pengisian Perdes Massal 2018

Peserta seleksi perangkat desa mendatangi kantor rektorat Unwidha mengadukan hasil seleksi perangkat desa, Jumat (4/5). (Foto: suaramerdeka.com/Achmad Hussain)
Peserta seleksi perangkat desa mendatangi kantor rektorat Unwidha mengadukan hasil seleksi perangkat desa, Jumat (4/5). (Foto: suaramerdeka.com/Achmad Hussain)

KLATEN, suaramerdeka.com - Universitas Widya Dhrama (Unwidha) Klaten menyatakan siap bertanggungjawab atas pelaksanaan ujian seleksi perangkat desa massa. Unwidha terbuka menerima komplain asalkan sesuai prosedur.

"Prinsip, berkaitan dengan ujian sampai hasil itu tanggung jawab kami," ungkap Rektor Unwidha Klaten, Prof Triyono, Jumat (4/5) di sela menerima aduan peserta dari berbagai desa di kampus Unwidha, Karanganom, Klaten Utara.

Triyono mengatakan semua aduan akan diterima dengan tangan terbuka. Universitas akan menampung dan menyelesaikan aduan semampunya. Hanya saja, semua aduan yang masuk harus sesuai dengan prosedur yang ada.

Sebagai pelaksana yang bertanggungjawab kepada tim pencalonan dan pengangkatan perangkat desa (TP3D), universitas tidak ingin semua peserta berhadapan langsung dengan pihaknya. Apabila peserta dan universitas berhadapan langsung dengan pelaksana ujian maka masalah tidak akan selesai.

Untuk itu, kata Triyono, peserta yang hendak mengadu atau meminta klarifikasi diharapkan ada yang memfasilitasi yaitu camat setempat. Aduan harus disertai dengan surat tertulis yang disampaikan ke TP3D.

Dari beberapa aduan yang masuk, mayoritas dipicu karena nilai ujian praktik komputer dan salah input nilai. Di beberapa daerah, keluhan itu sudah ditindaklanjuti meskipun harus selesai tengah malam. "Mengadu itu hak, dan kami akan selesaikan," tambahnya. 


(Achmad Hussain/CN41/SM Network)