• KANAL BERITA

Sektor Kepemudaan Menjadi Isu dan Konsentrasi Banyak Negara

Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sesmenpora Gatot S Dewa Broto didampingi Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Ni'am Sholeh menilai Senior Officials Meeting
on Youth (SOMY) kesembilan 2018 adalah agenda yang strategis sebagai bagian kelanjutan dari keketuaan Indonesia pada ajang AMMY tahun sebelumnya. Sektor kepemudaan bukan hanya menjadi isu dan konsen di Indonesia tapi juga di banyak negara.

Sesmen mengatakan ada yang unik dari beberapa negara-negara Asean sebelumnya mereka sangat menghindari adanya vote. "Mereka sangat mengedepankan musyawarah untuk mendapatkan solusi dan menghindari yang namanya pemungutan suara, hal ini menggambarkan harmonisasi dan kerja sama di ASEAN sangat tinggi tidak hanya di kepemudaan tapi juga di semua sektor," ujar Gatot usai di temui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Pengembangan pemuda lanjutnya, dipandang sangat menjadi prioritas salah satunya tentang Youth Development Index (YDI) hanya saja belum adanya terminologi yang sama di setiap negara ASEAN. "Nanti akan ada workshop yang berkelanjutan hingga tahun depan agar pemahamannya sama dan assessment-nya juga gampang," tambahnya.

Sementara, Chairman SOMY yang juga Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Ni'am Sholeh menyampaikan dirinya telah membuka beberapa kegiatan di antaranya ASEAN Youth Expo dan ASEAN SOMY. "Semoga dari kegiatan ini ada transfer ilmu, transfer pengetahuan dan kolaborasi sehingga ada kerja sama secara lebih baik dalam pengembangan entrepreneurship," ujarnya.

Menurutnya pertemuan ASEAN SOMY sangat bermanfaat untuk membangun kesepahaman dalam pengembangan kepemudaan tingkat regional. "Kegiatan lainnya yakni ASEAN Youth Camp yang bertempat di Buperta Cibubur yang telah dibuka dua hari sebelumnya selanjutnya Kemah Pendidikan dan Apel Pemuda Pelajar Indonesia yang dibuka oleh Bapak Menpora di PPPON kemarin," ujarnya yang juga sebagai delegasi Indonesia.

"Ada juga yang akan dilaksanakan yakni Internasional Buddhist Conference (27-29 Mei) di Candi Borobudur Magelang, semua kegiatan ini adalah sebagai wujud komitmen pergaulan internasional untuk membangun kesepahaman dan kerjas ama yang baik tingkat ASEAN," tutupnya.


(Andika Primasiwi/CN26/SM Network)