• KANAL BERITA

PLN APP Purwokerto Sosialisasikan Bahaya dan Manfaat Listrik

TEBAR BENIH IKAN: Asman Enginiring PLN APP Purwokerto Putut Setiawan (jongkok) menebarkan benih ikan di kolam Kelompok Tani Nila Sari Kelurahan Bobosan. (suaramerdeka.com / Gayhul Dhika)
TEBAR BENIH IKAN: Asman Enginiring PLN APP Purwokerto Putut Setiawan (jongkok) menebarkan benih ikan di kolam Kelompok Tani Nila Sari Kelurahan Bobosan. (suaramerdeka.com / Gayhul Dhika)

PURWOKERTO, suaramerdeka.com - Warga Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara disosialisasi mengenai manfaat dan bahaya listrik oleh PLN Area Pelaksana Pemeliharaan (APP) Purwokerto. Selain itu PLN APP Purwokerto juga memberikan bantuan corporate social responsibility (CSR) senilai Rp 25 juta kepada Kelompok Tani Nila Sari, Kelurahan Bobosan.

Asman Engineering PLN APP Purwokerto Putut Setiawan, yang mewakili Manager APP Stefanus Yan Kurniawan mengatakan, listrik memiliki manfaat yang sangat banyak, namun juga memiliki bahaya.

Dalam kesempatan tatap muka bersama warga Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara, ia mengatakan salah satu yang perlu diperhatikan masyarakat, antara lain potensi bahaya di sekitar jaringan saluran udara tegangan tinggi (SUTT). "Di wilayah bapak-bapak ada SUTT, yang punya tegangan operasi sekitar 150 kilo volt," ucapnya, di hadapan warga Kelurahan Bobosan, Kamis (3/5).

Besarnya tegangan yang ditransmisikan melalui jaringan tersebut, menurutnya membuat SUTT memerlukan adanya ruang bebas demi keselamatan manusia, makhluk hidup, benda lain maupun bagi keamanan operasi SUTT tersebut. "Jadi di sekitar SUTT harus ada jarak aman. Nah untuk memastikan keamanan, setiap hari ada petugas <I>ground patrol<P> yang memeriksa kondisi jaringan tersebut," ucapnya.

Dikatakan, berkaitan dengan kondisi itu, menurutnya jaringan harus bebas dari potensi gangguan, seperti misalnya tanaman yang dapat tumbuh tinggi hingga memasuki ruang bebas. Termasuk juga lanjutnya potensi gangguan lainnya. Jika terjadi gangguan pada jaringan tersebut, maka dampaknya sangat besar, terlebih menurutnya pada saat berlangsung momen Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) saat ini, listrik tidak boleh padam.

"Bila ada pohon yang tingginya hampir menyentuh kabel listrik demi keamanan sebaiknya dipangkas, atau bisa lapor kepada petugas untuk dilakukan pemangkasan," tuturnya.

Kendati memiliki potensi bahaya, wilayah di sekitar jaringan listrik tetap dapat dimanfaatkan. Namun demikian, guna memastikan keamanan, sebelum memanfaatkan wilayah di sekitar jaringan sebaiknya lapor kepada PLN. Nantinya, PLN akan melakukan penghitungan wilayah mana yang aman untuk dimanfaatkan.


(Gayhul Dhika/CN26/SM Network)