• KANAL BERITA

Komisi VI DPR-RI Minta Pelindo Tuntaskan Sengketa Lahan

CEO Pelindo III Ari Askhara (baju putih) dan para anggota Komisi VI DPR-RI. (suaramerdeka.com/Bambang Isti)
CEO Pelindo III Ari Askhara (baju putih) dan para anggota Komisi VI DPR-RI. (suaramerdeka.com/Bambang Isti)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Lalu-lintas permasalahan hilir mudik disampaikan oleh para anggota Komisi VI DPR-RI, saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (3/5) sore. Kunjungan itu bagian dari rangkaian kunkernya di Jawa Tengah.

Permasalahan itu antara lain, agar Pelindo III secepatnya menyelesaikan sengketa kepemilikan lahan di Kalibaru Barat Pelabuhan Tanjung Emas oleh pihak swasta PT Sinar Cipta Centra, terkait dengan perluasan wilayah pelabuhan. Karena kasus itu sampai sekarang belum juga terselesaikan.

Permasalahan lain, agar Pelindo III melakukan kontrol atas manives penumpang saat mudik/balik lebaran, karena ditengarai ada kecenderungan penumpang akan melebihi kapasitas.

Atas permasalahan itu, CEO Pelindo III I Gusti Ngurah Askhara Dana Diputra mengatakan, bahwa untuk sengketa lahan, kami telah lalukan upaya proses penyelesaian sengketa di PTUN. "Sedangkan untuk angkutan lebaran, kami terus melakukan koordinasi dan sosialisasi dengan PT PELNI dan perusahaan pelayanan yang lain, agar melakukan kontrol manives sesuai dengan jumlah penumpang yang ada," kata Ari Askhara. 

Pelindo III yang membawahi Pelindo III lebih dari 40 pelabuhan di Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, diminta untuk melakukan kontrol atas masuknya kendaraan berat seperti di atas kapal penumpang, sehingga menyita kapasitas penumpang.

"Pelindo agar selalu melakukan kontrol, jangan lantas penumpang manusia ini dikalahkan karena sebagian besar kapal mengangkut kendaraaan. Kita tentu tidak ingin kejadian fatal KM Senopati terulang," kata salah seorang anggota Komisi VI DPR-RI.
 


(Bambang Isti/CN40/SM Network)