• KANAL BERITA

Sambut Musim Mudik, Performa Tanjung Emas Telah Penuhi Kelayakan

Ardhy Wahyu Basuki, GM Pelindo III Cabang Semarang dan rombongan Komisi VI DPR-RI menijau PKL terminal penumpuang Tanjung Emas. (suaramerdeka.com/Bambang Isti)
Ardhy Wahyu Basuki, GM Pelindo III Cabang Semarang dan rombongan Komisi VI DPR-RI menijau PKL terminal penumpuang Tanjung Emas. (suaramerdeka.com/Bambang Isti)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Anggota Komisi VI DPR-RI, Dito Ganinduto menilai, performa Pelindo III dalam persiapan menyambut musim mudik dan balik lebaran 2018,  telah memenuhi kalayakan, bagi masyarakat pengguna angkutan laut. Kelayakan itu, terutama pada terminal penumpang.

"Kami menilai segalanya (persiapan) dalam menyambut lebaran tahun ini akan lebih baik. Tadi kami meninjau sekilas deretan PKL di kompleks terminal penumpang, ya bersih dan cukup rapi, ini perlu dipertahankan sampai musim mudik nanti tiba," kata Dito Ganindito, seusai memimpin kunjungan kerjanya di Pelabuhan Tanjung Emas, Kamis (3/5) sore tadi.

CEO Pelindo III, I Gusti Ngurah Askhara Dana Diputra, bersama Ardhy Wahyu Basuki GM Pelindo III Cabang Tanjung Emas Semarang, yang mendampingi rombongam kunker Komisi VI melaporkan persiapan angkutan lebaran sudah final.

"Di semua pelabuhan di bawah Pelindo III di Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, untuk lebaran 2018 penumpang dipredisksi akan mencapai 15 ribu. Sedangkan persennya 30 persennya, yakni sekitar 4.500 penumpang akan memenuhi Pelabuhan Tanjung Emas," kata Ari Askhara, panggilan IGN Askhara Danadiputra. 

Ikhwal kekhawatiran akan terjadinya kemelesetan jadwal keberangkatan seperti tahun-tahun sebelumnya, sehingga membuat banyak penumpang terbengkalai di terminal penumpang, pihaknya telah menyiapkan tenda dan makanan. "Sebetulnya soal jadwal yang meleset itu bukan tanggungjawab Pelindo, itu semua ada di Pelni dan perusahaan pelayaran yang lain. Karena tanggung jawab kami adalah penyiapan infrastruktur," pungkas Ari Askhara.


(Bambang Isti/CN40/SM Network)