• KANAL BERITA

Resmi Ditutup, TMMD Rembang Berhasil Berdayakan Masyarakat

Dandim 0720 Rembang, Letkol Arh Andi Budi Sulistianto didampingi Bupati Rembang, pukul kentongan sebagai tanda ditutupnya TMMD Sengkuyung I 2018. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Dandim 0720 Rembang, Letkol Arh Andi Budi Sulistianto didampingi Bupati Rembang, pukul kentongan sebagai tanda ditutupnya TMMD Sengkuyung I 2018. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com – TMMD Sengkyung I 2018 di Desa Lodan Wetan Kecamatan Sarang, secara resmi ditutup, Kamis (3/5). Penutupan dilakukan Dandim 0720 Rembang, Letkol Arh Andi Budi Sulistianto, didampingi Bupati Abdul Hafidz, Wakil Bupati Bayu Andriyanto serta pejabat teras lainnya.

TMMD yang digelar selama lebih satu bulan, berhasil memberdayakan masyarakat. Sejumlah program, baik fisik mau pun non-fisik memberikan akses kepada masyarakat untuk berkembang baik, secara ekonomi, sosial mau pun budaya.

Jalan makadam dan rabat beton sepanjang sekitar 1,375 kilometer sudah mulai dimanfaatkan untuk kepentingan ekonomi dan pertanian. Akses menuju dukuh terpencil Bong Londo di sana pun menjadi sangat mudah.

Awalnya, dukuh yang terisolasi itu hanya bisa dilalui menggunakan kendaraan roda dua. Sekarang, mobil dan kendaraan besar pun bisa melintasinya. Hal itu yang membuka peluang pertumbuhan ekonomi puluhan keluarga di sana.

Program lainnya, pembangunan Pos Kamling di dukuh tersebut membuat tradisi ronda malam warga kembali bergairah. Kalangan paruh baya dan pemuda pun bersinergi secara bergilir melakukan ronda dengan memanfaatkan Pos Kamling.

Pelaksanaan TMMD di Lodan Wetan yang dilakukan dengan melibatkan masyarakat, kepolisian dan prajurit TNI memberikan ruang kembali tumbuhnya semangat gotong-royong. Hampir semua pekerjaan TMMD diselesaikan dengan cara gotong-royong antara aparat dan masyarakat, termasuk kalangan ibu yang mengirimkan makanan.

“Kami berharap TMMD tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, namun juga mampu membangun kharakter bagsa khususnya generasi muda. Output tersebut akan menghasilkan outcome yang penting. Yaitu menciptakan generasi muda yang kompetiti,” terang Dandim Letkol Arh Andi Budi Sulistianto.

Dalam upacara penutupan kemarin, juga disampaikan hasil kegiatan yang dicapai selama TMMD berlangsung. Antara lain kegiatan fisik mulai membangun rabat beton, jalan makadam, dua unit tebing, gorong-gorong dan pos kamling.

Sementara kegiatan non fisik meliputi penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, penyuluhan Kamtibmas, hukum dan narkoba, pengobatan masal, pelayanan kependudukan Dindukcapil serta pasar murah. 


(Ilyas al-Musthofa/CN40/SM Network)